Leg Kedua Final Piala Presiden 2022, Arema Boyong Hampir Semua Pemain ke Samarinda

Bola.com, Malang - Skuad Arema FC sudah berada di Samarinda sejak kemarin (15/7/2022). Tim besutan Eduardo Almeida ini akan menjalani final kedua Piala Presiden 2022 di kandang Borneo FC, Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (17/7/2022).

Sekaligus kans untuk mempertahankan trofi Piala Presiden bagi Arema FC. Mengingat, dalam final pertama di Malang, Arema hanya menang tipis 1-0. Sehingga final kedua diprediksi masih sengit.

Yang menarik, Arema FC memboyong hampir semua pemainnya ke Samarinda. Total ada 27 pemain diberangkatkan.

Hanya Minus Yudo

Pemain Arema FC, Kushedya Hari Yudo merayakan gol pertama timnya saat laga pekan kesembilan BRI Liga 1 2021/2022 antara Arema FC melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (27/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Arema FC, Kushedya Hari Yudo merayakan gol pertama timnya saat laga pekan kesembilan BRI Liga 1 2021/2022 antara Arema FC melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (27/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Hanya Kushedya Hari Yudo yang tidak dibawa karena pemulihan lutut pasca operasi. Sedangkan Arkhan Fikri masih belum kembali setelah membela Timnas Indonesia U-19.

Sebenarnya, ada tiga pemain yang dalam pemulihan cedera. Syaeful Anwar, Hasim Kipuw dan Evan Dimas. Namun mereka tetap dibawa ke Semarang.

Misi Khusus

Para pemain Arema FC merayakan gol yang dicetak oleh Abel Camara dalam leg pertama final Piala Presiden 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (14/7/2022) malam. Arema FC menang 1-0 atas Borneo FC dalam laga final pertama ini. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Para pemain Arema FC merayakan gol yang dicetak oleh Abel Camara dalam leg pertama final Piala Presiden 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (14/7/2022) malam. Arema FC menang 1-0 atas Borneo FC dalam laga final pertama ini. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Ternyata manajemen membawa semua pemain untuk seremonial di laga final. Yakni untuk pengalungan medali juara atau runner up.

“Ya, ini untuk kebutuhan tersebut (seremoni penutupan Piala Presiden),” kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Memori Tahun 2017 dan 2019

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, bersama pemain merayakan gelar juara Piala Presiden 2019 usai menaklukkan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Jumat (13/4). Arema FC menang 2-0 atas Persebaya. (Bola.com/Yoppy Renato)
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, bersama pemain merayakan gelar juara Piala Presiden 2019 usai menaklukkan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Jumat (13/4). Arema FC menang 2-0 atas Persebaya. (Bola.com/Yoppy Renato)

Hal ini sama seperti saat Arema menjalani final Piala Persiden 2017 di Stadion Pakansari, Bogor. Sebab, final hanya digelar sekali di tempat netral. Semua pemain yang tidak mengalami cedera parah dibawa. Waktu itu Arema berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor telak 5-1. Jadi, semua pemain dapat medali juara waktu itu.

Sedangkan saat juara di tahun 2019, Arema melakoni laga final kedua di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Saat itu, babak final sudah menggunakan format home and away.

Tradisi Sambut Kedatangan Tim

Aksi Aremania saat mendukung tim kebanggannya di Stadion Kanjuruhan. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Aksi Aremania saat mendukung tim kebanggannya di Stadion Kanjuruhan. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Biasanya, setela menjalani laga final dan berhasil jadi juara, situasi di Malan akan meriah. Aremania sudah mencari informasi tentang kapan rombongan tim akan tiba di Malang. Biasanya sambutan akan diberikan.

Seperti di Piala Presiden 2017, Arema kembali esok harinya setelah juara di Stadion Pakansari, Bogor. Waktu itu tim tiba di Bandara Abdulrachman Saleh.

Sejak pintu keluar bandara, sampai ke Pendopo Kabupaten Malang, ribuan Aremania menyambut sekaligus mengawal rombongan pemain di jalanan.

Yuk Lihat Jejak Arema di Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel