Legenda Bulutangkis Indonesia Johan Wahyudi Tutup Usia

Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka menghampiri dunia bulutangkis Indonesia. Salah satu legenda tepok bulu nasional, Johan Wahyudi tutup usia, Jumat (15/11/2019).

Kabar wafatnya Johan disebar oleh mantan pemain bulutangkis putri, Yuni Kartika lewat twitternya. @YuniKartika73.

"Dunia Bulutangkis kehilangan salah satu legenda nya. Telah meninggal dunia, Johan Wahjudi, semoga diterima disisi Tuhan YME & kel yg ditinggalkan diberikan ketabahan. Amin," tulis Yuni.

Johan Wahyudi mulai populer di era 70an sebagai pemain ganda putra nasional. Bersama tandemnya, Tjun-Tjun, Johan sukses merengkuh gelar juara All England (6 kali), juara dunia, juara Asia dan medali emas Asian Games.

Mengutip situs PB Djarum, Johan lahir pada 10 Februari 1953 di Malang, Jawa Timur. Johan sudah mengenal bulutangkis sejak usia 4 tahun.

Johan mengawali kariernya sebagai pemain bulutangkis di klub Rajawali Surabaya. Klub itu pula lah, yang menghasilkan legenda bulutangkis Rudy Hartono.

 

Menjadi Pengusaha

ilustrasi bulutangkis

Usai pensiun dari bulutangkis, Johan berkarier sebagai pengusaha. Pada tahun 2013, Johan pun memperoleh hadiah rumah dari pemerintah sebagai bentuk penghargaan.

Johan sempat menjadi manajer tim Indonesia pada All England 1986. Ketika itu, skuat Indonesia diisi para pemain muda seperti Ardy Wiranata, Alan Budi Kusuma, dan Fung Permadi.

Twitter Yuni Kartika