Legenda Chelsea Sodorkan Ide Aneh Minta Klub Top Eropa Boyong Pemain Indonesia, Bagaimana Caranya?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Legenda Inggris Dennis Wise mencoba menemukan bakat sepakbola Indonesia berikutnya dalam peran yang aneh. Mantan bintang Chelsea ini, ingin pemain Indonesia itu berlatih di klub top Eropa.

Memang selama ini sangat sulit bagi setiap penggemar sepakbola untuk menyebutkan nama pemain Indonesia yang pernah berlaga di level paling atas. Dan, kini Dennis Wise memiliki misi untuk mengubahnya.

Wise adalah direktur teknis program pembinaan sepakbola jangka panjang yang disebut Garuda Select. Dia mengambil pemain U-17 dari Indonesia dan memungkinkan mereka untuk berlatih dan bermain di sekitar Inggris dan Italia.

Bukan rahasia lagi masih kurangnya pesepakbola Asia yang bermain di level paling atas. Kini, Dennis Wise melakukan semua yang dia bisa untuk menghentikan hal itu terjadi lagi.

Salah satu negara yang secara khusus kekurangan pemain bintang di level paling atas adalah Indonesia. Negara di Asia Tenggara ini tidak memiliki pemain di liga top Eropa mana pun.

vidio:VIDEO: Alasan Shin Tae-yong Usulkan Kevin Diks, Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Mees Hilgers untuk Timnas Indonesia

Paling Mahal

Keceriaan Asnawi Mangkualam bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman usai memastikan lolos ke final. Ya, final keenam di Piala AFF seperti yang diisyaratkan lewat jari-jarinya, yang semoga berbuah gelar juara untuk yang pertama kali. (AP/Suhaimi Abdullah)
Keceriaan Asnawi Mangkualam bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman usai memastikan lolos ke final. Ya, final keenam di Piala AFF seperti yang diisyaratkan lewat jari-jarinya, yang semoga berbuah gelar juara untuk yang pertama kali. (AP/Suhaimi Abdullah)

Nama Elkan Baggott dari Ipswich U-23 adalah satu-satunya pemain di tim nasional Indonesia yang kini sedang merumput di Liga Inggris.

Menurut Transfermarkt, talenta paling mahal di Indonesia adalah Asnawi Mangkualam yang bermain untuk Ansan Greeners di kasta kedua sepak bola Korea Selatan. Dia bernilai 375.000 pounds.

Berkembang di Eropa

Dennis Wise (Bola.com/Nadhio Andromeda)
Dennis Wise (Bola.com/Nadhio Andromeda)

Namun, Wise yang kini berusia 55 tahun, tengah bekerja untuk lebih banyak mencetak talenta muda dari Indonesia dan berkembang di Eropa.

Idenya adalah agar klub-klub top melihat para pemain dan menandatangani mereka. Namun, dia juga membiarkan bintang muda berkembang dan mempersiapkan target nasional yang lebih besar seperti kualifikasi untuk Piala Dunia 2030.

Pelatihan Profesional

Gelandang Garuda Select III, Muhammad Rafli Asrul mengaku, kehadiran tiga pemain asing di program Garuda Select III justru membuatnya semakin termotivasi. (dok. Mola TV)
Gelandang Garuda Select III, Muhammad Rafli Asrul mengaku, kehadiran tiga pemain asing di program Garuda Select III justru membuatnya semakin termotivasi. (dok. Mola TV)

Prospeknya dengan diberikan kesempatan mengikuti pelatihan profesional di Eropa, sehingga bisa menunjukkan sekilas bagaimana rasanya menjadi pesepakbola, menguji kekuatan fisik dan mental mereka.

Garuda Select secara rutin memainkan pertandingan melawan beberapa akademi terbaik di dunia, termasuk Arsenal dan Chelsea, untuk menunjukkan kemampuan mereka di pertandingan tersebut.

Bersemangat

Dream Chasers Garuda Select.
Dream Chasers Garuda Select.

Perjalanan para pemain muda diikuti publikasi di acara TV dan video YouTube secara teratur tentang kemajuan yang dibuat para pemain di kamp.

Dan bukan hanya Wise yang mengikuti program ini sejak lahir pada Januari 2019, Des Walker, yang bermain untuk Nottingham Forest dan Sheffield Wednesday, juga menjadi pelatih.

Dia, seperti Wise, sangat bersemangat dengan proyek ini. Masih harus dilihat seberapa sukses Walker dan Wise bersama Garuda Select, yang baru-baru ini bermain melawan tim muda Gillingham di stadion Chatham Town FC, yang terletak di Kent.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel