Legenda Jerman Sebut Inggris Kena Karma Kalah di Final Piala Eropa

·Bacaan 2 menit

VIVA – Legenda Jerman yang juga mantan bintang Bayern Munich, Lotthar Mathaus tidak terkesan dengan perilaku Timnas Inggris dan para pendukungnya. Kegagalan juara Piala Eropa 2020 pun diyakini sebagai karma atas perilaku mereka.

Timnas Inggris kalah adu penalti 2-3 dari Timnas Italia setelah hanya bermain imbang 1-1 di final Piala Eropa 2020. Menurut Matthaus, ini akibat dari perilaku buruk mereka sepanjang turnamen.

"Fans Inggris meledek gadis kecil berkostum Jerman. Mereka juga bersiul saat lagu kebangsaan lawan. Kiper Denmark Kasper Schmeichel disorot laser saat penalti. Sterling diving untuk lolos ke semifinal," tulis Matthaus di SportBild.

"Tambahaan juga ujaran kebencian rasis terhadap pemain mereka sendiri setelah final. Orang Inggris yang terhormat, itu adalah perilaku tidak sportif yang tidak kami ketahui dari Anda dan tidak akan pernah ingin melihatnya lagi."

"Jadi, maaf untuk para pemain tetapi Anda pantas mendapatkan trauma setelah final kalah dalam adu penalti."

Insiden apa yang dimaksud Matthaus? Komentar Matthaus tentang "gadis kecil berkostum Jerman" berhubungan dengan pendukung Inggris yang mengejek seorang fans muda Jerman setelah dia terlihat menangis selama kemenangan 2-0 The Three Lions atas tim Joachim Loew di babak 16 besar.

Siulan lagu kebangsaan lawan di Wembley menjadi insiden yang berulang, dengan Southgate bahkan secara terbuka meminta para penggemar untuk tidak mencemooh lagu Italia sebelum final.

Ada pula kontroversi dalam kemenangan Inggris di semifinal atas Denmark. UEFA pun menghukum The Three Lions dengan denda £26.000 untuk pelanggaran termasuk tembakan laser pointer ke kiper Leicester City Schmeichel sebelum penalti Harry Kane.

Sterling juga telah dituduh melakukan diving demi untuk mendapatkan tendangan penalti yang gagal dilakukan Kane sebelum memanfaatkan rebound untuk mencetak gol yang membawa Inggris lolos ke final.

Ada juga pelecehan rasis yang sangat buruk di media sosial yang ditujukan kepada pemain Three Lions Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka setelah ketiganya gagal penalti saat beradu dengan Italia di final.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel