Legenda Kejuaraan Dunia Balap Motor Puji Pecco Bagnaia: Dia Bukan Cuma Cepat, tapi Juga Punya Otak

Bola.com, Jakarta - Siapa tidak kenal Giacomo Agostini. Sampai sekarang, ia merupakan pembalap dengan titel juara dunia terbanyak lewat torehan 15 gelar.

Oleh karena itulah, jika sosok Giacomo Agostini sampai memberikan pujian kepada pembalap lain, maka itu punya makna sangat spesial.

Ya terbaru Giacomo Agostini memberikan pujian untuk juara dunia MotoGP 2022, Pecco Bagnaia.

Kebetulan layaknya Pecco Bagnaia, Agostini juga pembalap asal Italia. Menurut Agostini apa yang dilakukan pembalap Ducati itu pada musim ini sangat luar biasa.

Puji Sikap Pecco Bagnaia

Agostini bahkan bukan cuma memuji skill Pecco Bagnaia sebagai pembalap tapi juga sikap anak didik Valentino Rossi tersebut.

"Apa yang telah dicapai Pecco musim ini luar biasa. Dia telah menunjukkan bahwa dia tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki otak," kata Giacomo Agostini.

"Dia adalah pembalap yang tenang yang tidak suka pamer. Sejauh itu, dia memiliki sedikit karakter saya," lanjutnya.

Sejarah

<p>Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, berhasil meraih titel juara dunia MotoGP 2022 meski hanya finis di urutan sembilan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (6/11/2022) malam WIB. (AFP/JAVIER SORIANO)</p>

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, berhasil meraih titel juara dunia MotoGP 2022 meski hanya finis di urutan sembilan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (6/11/2022) malam WIB. (AFP/JAVIER SORIANO)

Pecco Bagnaia sendiri mencetak sejarah sebagai pembalap Italia yang menjadi juara dunia MotoGP dengan mengendarai motor pabrikan asal Italia.

Hal di atas turut dilakukan Giacomo Agostini pada era kejayaan MV Agusta yang juga berstatus pabrikan Italia.

"Merupakan kehormatan besar bagi Italia ketika salah satu pembalap kami mewakili motor ciptaan negara kami dengan prestasi seperti itu," Agostini menuturkan.

"Setengah abad berlalu sebelum sejarah terulang kembali. Karena itu tidak mudah karena pabrikan Jepang bekerja sangat keras untuk kompetitif," lanjutnya.

Selalu Berbeda

Dengan Pecco menjadi juara dunia MotoGP 2022, maka status pembalap terbaik pada tiga musim terakhir selalu diisi nama berbeda yang merasakan gelar pertama.

Dimulai Joan Mir musim 2020, Fabio Quartararo tahun 2021 dan terakhir Pecco Bagnaia musim ini.