Legenda MU Desak Manajemen Gelontorkan Dana Besar Untuk Harry Kane

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Legenda Manchester United atau MU, Gary Pallister, mendesak manajamen klub untuk berani menyiapkan dana besar demi mendapatkan jasa mesin gol Tottenham Hotspur, Harry Kane.

Striker 27 tahun itu sejak awal musim kerap dikabarkan bakal meninggalkan White Hart Lane Stadium. Kane sudah bosan tampil maksimal tapi selalu gagal membawa pulang trofi juara. Meski berada di jajaran klub elite, Spurs sudah paceklik gelar selama 11 tahun sejak juara Liga Inggris, 2007/08.

The Liliywhites sendiri nampaknya sudah pasrah bakal kehilangan pemain andalannya itu dan telah mematok harga 120 juta poundsterling bagi tim yang berminat kepada Kane. Dan kabarnya, Manchester United dan Manchester City jadi yang terdepan dalam perburuan musim panas ini.

Sejauh ini, Kane masih tergolong pencetak gol yang subur di sepakbola Eropa. Dan Pallister pun menilai Kane cocok dengan kriteria permainan MU serta ia percaya jika sang bomber bakal memberi kualitas yang mumpuni untuk membatu klub memenangkan Liga Premier musim depan.

"Dengar, Harry Kane siap untuk diperebutkan, bukan? Hal apa yang akan terjadi jika Manchester United bisa mendapatkan dia," ujar Gary Pallister kepada Metro.co.uk

Persaingan Ketat

Meski mengetahui The Citizen menjadi favorit untuk mendapatkan jasa Kane, tapi Pallister yakin seandainya Setan Merah dapat memenangkan perburuan kapten timnas Inggris itu akan menjadi hal yang sangat luar biasa.

"Sepertinya saya tahu bahwa Man City adalah favorit, Harry telah berbicara tentang bagaimana dia ingin bermain dengan De Bruyne, jadi kami punya yang bagus. ide tentang apa yang dia pikirkan," kata Pallister.

"Tetapi jika Manchester United bisa mengontraknya, itu merupakan hal yang luar biasa," pungkasnya.

Penulis: Akbar Bintang Fahrizal

Saksikan juga video menarik di bawah ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel