Legenda Timnas Irak Yakin Son Heung-min Bakal Meledak di Piala Dunia 2022, Ini Alasannya

Bola.com, Jakarta - Perhelatan Piala Dunia 2022 Qatar tinggal tiga bulan lagi dimulai. 32 tim peserta bersaing sengit mulai 20 November dan berakhir 18 Desember 2022.

Satu di antara kontestan Piala Dunia 2022 yang wajib ditunggu kiprahnya adalah Korea Selatan. Ada satu pemain yang bakal menjadi tumpuan negeri Ginseng tersebut, yaitu Son Heung-min.

Bahkan legenda Timnas Irak, Younis Mahmoud secara terang-terangan menunggu aksi dari Son Heung-min di Qatar nanti. Mahmoud, yang kini pensiun dan menjabat sebagai duta Piala Dunia 2022, mengaku bahwa Son bersanding di antara para pemain terhebat dunia.

“Dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia saat ini. Apalagi dalam lima tahun terakhir, dia telah mempersembahkan penampilan yang sangat baik dan luar biasa berada di Liga Inggris dan sebagai bagian dari tim Korea Selatan,” kata dilansir dari Kantor Berita Yonhap, Selasa (14/9/2022).

“Dia berada di peringkat teratas bersama dengan Mohamed Salah, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Ini menunjukkan bahwa ada perkembangan besar dalam sepak bola di Asia. Hari ini, orang-orang Asia mampu bersaing dengan pemain terbaik di dunia,” lanjut Younis Mahmoud.

Selevel dengan Messi dan Ronaldo

Pemain asal Korea Selatan itu mengakhiri musim 2021/2022 dengan menggelontorkan 23 gol. (Joe Giddens/PA via AP)
Pemain asal Korea Selatan itu mengakhiri musim 2021/2022 dengan menggelontorkan 23 gol. (Joe Giddens/PA via AP)

Son Heung-min menjadi pemain penting di Spurs maupun Korsel. Musim lalu, Son memimpin daftar top skorer di klubnya. Kemudian ia mendapatkan nominasi Ballon d'Or keduanya tahun ini.

Hanya saja di musim 2022/2023 ini, Son belum bisa mendapatkan kembali performa terbaiknya dalam urusan mencetak gol. Dia belum mencetak gol dalam enam pertandingan di Liga Inggris dan dua pertandingan di Liga Champions.

“Saya sangat yakin dia akan menampilkan penampilan tertinggi di Piala Dunia, terutama karena Piala Dunia berlangsung di benua Asia dan kami akan memiliki penggemar dari Korea, dari Asia. dan dari seluruh dunia. Semua mata mereka akan tertuju pada pemain seperti Son, yang berada di atas level Messi dan Ronaldo,” jelas Mahmoud.

Dukung Penuh Korsel

Ekspresi para pemain Timnas Korea Selatan usai mencetak gol ke gawang Sri Lanka, pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, di Hwaseong, Kamis (10/10/2019) malam WIB. (AFP / Jung Yeon-je)
Ekspresi para pemain Timnas Korea Selatan usai mencetak gol ke gawang Sri Lanka, pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, di Hwaseong, Kamis (10/10/2019) malam WIB. (AFP / Jung Yeon-je)

Timnas Korsel tergabung di Grup H bersama Portugal, Uruguay, dan Ghana. Seluruh laga yang akan dilakoni Son Heung-min dkk. digelar di Education City Stadium.

“Kami memiliki aspirasi yang besar untuk tim Korea, terutama mewakili benua Asia di Piala Dunia. Saya cukup yakin bahwa Korea akan tampil sangat baik selama Piala Dunia. Mudah-mudahan, semua negara Arab akan mendukung tim Korea karena Korea adalah bagian dari Asia yang diwakili di Piala Dunia,” tegas Younis Mahmoud.

Kiprah Younis Mahmoud

Younis Mahmoud masuk dalam nominasi Ballon d'Or pada tahun 2007. Ia sukses mengantarkan Irak menjadi pemenang Piala Asia 2007 sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik. Padahal, kondisi Irak saat itu sedang mengalami krisis akibat perang. (AFP/Peter Parks)
Younis Mahmoud masuk dalam nominasi Ballon d'Or pada tahun 2007. Ia sukses mengantarkan Irak menjadi pemenang Piala Asia 2007 sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik. Padahal, kondisi Irak saat itu sedang mengalami krisis akibat perang. (AFP/Peter Parks)

Bagi publik sepak bola Asia, nama Younis Mahmoud adalah pahlawan Irak saat menjuarai Piala Asia 2007 yang saat itu digelar di empat negara termasuk Indonesia.

Ia menjadi pahlawan kemenangan Irak di partai final. Irak menang tipis 1-0 atas Arab Saudi dalam partai final di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Gol tunggal Irak dicetak oleh Younis Mahmoud.

"Memenangkan Piala Asia 2007 dalam keadaan luar biasa merupakan prestasi yang luar biasa bagi tim Irak, karena kita semua tahu bahwa situasi yang sedang dialami Irak dan masih berlangsung selama lebih dari 40 tahun," jelas Mahmoud.

Sumber: Yonhap news agency