Legendra Padusi, Kisah Tentang Perempuan di Tanah Minang

Jakarta, C&R Digital - Sebuah pertunjukan drama tari karya maestro tari dan guru besar dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Tom Ibnur berjudul Padusi akan digelar pada 11-12 Mei mendatang di Tetater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Gelaran ini diselenggarakan hasil kerjasama antara Daya Lima, Yayasan Bunda, dan Djarum Apresiasi Budaya.

"Senang dengan perasaan bangga bisa dukung seni pertunjukkan. Agak berbeda dari acara yang selama ini kita dukung," kata Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation saat ditemui di Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (01/05) siang.

Padusi merupakan sebuah legenda dari Ranah Minang. Sebuah kisah yang mengandung ajaran luhur yang dapat menginspirasi hidup masyarakat luas. Pertunjukan ini akan melibatkan 50 penari dan musisi.

"Saya akan menampilkan tiga legenda perempuan dari Ranah Minang yang menginspirasi perempuan nasional. Percintaan, kesetiaan, dan juga harga diri adalah topik dan tema cerita yang akan ditampilkan secara seni drama dan tari," kata Tom Ibnur.

Pertunjukan ini akan dibantu oleh dua nama yang dikenal dengan karyanya yang berkualitas yakni Rama Soeprapto sebagai sutradara dan Nia Dinata sebagai penulis naskah. "Ini merupakan kolaborasi pertama mereka berdua dalam membuat satu pagelaran teater seni drama dan tari," lanjut Tom Ibnur.

Pagelaran ini juga akan menampilkan serangkaian nama-nama terkenal pemain teater seperti Ine Febriyanti, Jajang C. Noer, Niniek L. Karim, Arswendy Nasution, dan Marissa Anita.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.