Legislator di Bogor Urunan 50 Ton Beras untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Anggota DPRD Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan beras total 60 ton bagi masyarakat terdampak PPKM Darurat di tengah pandemi Covid-19.

Beras tersebut merupakan hasil sumbangan dari seluruh anggota DPRD Kabupaten Bogor, di mana setiap anggota menyumbangkan tidak kurang dari satu ton beras.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan, penyaluran bantuan beras tersebut diberikan melalui Pengurus Anak Cabang (PAC) di setiap partai yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Bogor. Selanjutnya 5 kg beras didistribusikan ke masing-masing warga yang terdampak PPKM Darurat.

Ada sembilan partai yang memiliki kursi di legislatif yakni Partai Gerindra, PKS, Golkar, PPP, PDI Perjuangan, Demokrat, PAN, PKB dan Partai Hanura.

"Ini inisiatif dari seluruh teman-teman di DPRD Kabupaten Bogor. Masing-masing menyumbangkan 1 ton beras, ada juga yang lebih, kemudian dititipkan di fraksi masing-masing untuk nanti didistribusikan melalui PAC partai," kata Rudy, Senin (19/7/2021).

Dia berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat. Dengan adanya kebijakan PPKM Darurat, lanjut Rudy, banyak warga yang tidak bisa beraktivitas di luar rumah sehingga kehilangan pendapatan sehari-hari.

"Banyak masyarakat kesulitan ekonominya selama PPKM Darurat ini, terlebih banyak tempat usaha dikurangi jam operasionalnya, bahkan dihentikan," ujar dia.

Rudy juga mengajak kepada masyarakat yang mampu untuk ikut membantu meringankan beban masyarakat.

"Kami juga tahu semua elemen terdampak PPKM Darurat. Tapi tidak ada salahnya untuk kita berbagi," kata politisi Gerindra itu.

Bantuan untuk Nakes

Selain 60 ton beras, puluhan anggota dewan itu juga memberikan bantuan sebanyak 500 baju hazmat untuk tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas. Dengan harapan, bantuan tersebut dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Meski jumlahnya tidak banyak tetapi ini bentuk kepedulian kami kepada tenaga kesehatan di setiap puskesmas," pungkasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel