Legislator Kapuas dorong demplot peternakan diperbanyak

Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Ahmad Baihaqi mendorong demplot peternakan terpadu berkelanjutan di kawasan transmigrasi setempat terus dikembangkan dan diperluas karena sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan demplot semacam ini juga ada di lokasi lainnya di Kabupaten Kapuas, sehingga bisa mengembangkan potensi-potensi yang ada. Keberadaan demplot ini juga bertujuan mendukung program pemerintah, yakni ketahanan pangan (food estate)," kata Baihaqi di Kuala Kapuas, Rabu.

Menurut dia, melalui bantuan yang diberikan, dia berharap demplot ini menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya untuk bisa terus dikembangkan. Demplot seperti ini juga menjadi percontohan untuk desa-desa di kecamatan lainnya.

Baca juga: Guru besar perempuan Unand beri sumbangsih pembangunan peternakan

Wakil rakyat yang terpilih kembali dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kapuas V yang meliputi Kecamatan Bataguh, Kapuas Timur, Tamban Catur dan Kapuas Kuala ini, juga meminta demplot ini terus dikelola dengan baik dan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh BUMDes setempat.

Pria yang akrab disapa Baihaqi ini juga mengaku bangga dan bersyukur Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar meresmikan demplot peternakan di kabupaten setempat, baru-baru ini.

"Kita tentunya apresiasi kedatangan Menteri Desa PDTT ke Kapuas dalam rangka meresmikan demplot peternakan terpadu berkelanjutan di kawasan transmigrasi Dadahup Lamunti (C3), Desa Rawa Subur, Kecamatan Kapuas Murung," kata Ahmad Baihaqi.

Pemerintah maupun masyarakat tentunya menyambut baik serta gembira bantuan demplot peternakan terpadu berkelanjutan dari Kemendes PDTT untuk kawasan transmigrasi Dadahup Lamunti (C3), Desa Rawa Subur.

"Pemerintah daerah dan masyarakat sangat berterima kasih, sebab Kabupaten Kapuas dipercaya menjadi lokasi demplot peternakan terpadu berkelanjutan," katanya.

Kementerian Desa PDTT membangun demplot peternakan terpadu berkelanjutan di Desa Rawa Subur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, untuk mendukung ketahanan pangan di daerah setempat

"Demplot ini sudah menghasilkan ayam yang bertelur rata-rata 100 telur lebih dalam satu hari, begitu juga untuk bebek bertelur yang juga 100 telur lebih sehari, dan dipasarkan untuk kawasan ini saja sudah habis. Begitu juga saya melihat dikembangkan biogas oleh kepala desa,” kata Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat.

Baca juga: Kemendes PDTT: Dana Desa berperan penting kendalikan inflasi di desa

Ia mengatakan demplot itu bisa dijadikan menjadi pilot project bagi desa-desa lainnya untuk bisa terus dikembangkan.

"Mudah-mudahan demplot seperti ini juga nanti dibentuk di desa-desa, kecamatan yang lain, biar dapat dilihat sebagai contoh nanti kita pilih kepala desa yang rajin, kreatif dan inovatif," katanya.

Dengan demplot, kata dia, akan mengoptimalkan segala potensi ekonomi peternakan dan sumber daya alam di daerah.

"Tentunya, ini akan berimbas pada peningkatan ekonomi kreatif dan produktif, sehingga dapat menyejahterakan masyarakat khususnya di kawasan transmigrasi Lamunti Dadahup dan juga Kecamatan Kapuas Murung," kata Ben Brahim.