Legislator Kepri minta pemerintah vaksin booster 2 petugas pelabuhan

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua meminta pemerintah melindungi para petugas di pelabuhan udara dan laut dari COVID-19 dengan memberikan vaksinasi booster kedua.

Rudy Chua di Tanjungpinang, Selasa, meminta kebijakan khusus itu mengingat Pemerintah China akan menghapus pembatasan sosial pada 8 Januari 2022. Masyarakat China kemungkinan akan berkunjung ke berbagai negara termasuk ke Indonesia.

Menurut dia, Pulau Bintan dan Batam merupakan daerah tujuan wisata bagi masyarakat China, karena sebelum pandemi wisatawan asal negara itu cukup banyak mengunjungi daerah itu.

"Perlu kebijakan khusus untuk melindungi para petugas pelabuhan dan bandara di Batam dan Pulau Bintan dari wisatawan yang potensial mengidap virus itu," kata Koordinator Relawan COVID-19 Tanjungpinang itu.

Rudy mengemukakan kunjungan wisatawan asal China ke Pulau Bintan dan Batam itu akan mempercepat pemulihan sektor pariwisata yang mulai bangkit sejak pertengahan 2022. Namun di sisi lainnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat kasus aktif COVID-19 membludak di negara tersebut.

"Ada pemandangan kontras yang perlu diperhatikan. Pertama, bisnis pariwisata semakin cepat pulih dan maju setelah Pemerintah China membuka akses bagi masyarakatnya untuk ke luar negeri. Kedua, potensi penularan COVID-19 semakin besar ketika wisatawan asal China berkunjung ke Pulau Bintan dan Batam," ucapnya.

Baca juga: Okupansi hotel di Batam hampir 100 persen jelang akhir tahun 2022

Baca juga: Pemkab Natuna latih 40 wakil kelola desa wisata

Pemberian vaksinasi dosis booster kedua kepada karyawan di perusahaan pariwisata, petugas keamanan dan petugas pelayanan publik di bandara dan pelabuhan merupakan upaya untuk mencegah atau meminimalkan potensi penularan COVID-19.

"Kami berharap kasus aktif COVID-19 yang hampir habis di Kepri membludak kembali ketika wisatawan asal China berkunjung ke Batam dan Pulau Bintan," kata Anggota Komisi II DPRD Kepri itu.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan Pemerintah Pusat baru mengizinkan petugas kesehatan dan lansia mendapatkan vaksinasi COVID-19 booster kedua.

Namun aspirasi dari berbagai pihak untuk melindungi petugas di pelabuhan dan bandara di Batam dan Pulau Bintan akan disampaikan kepada pemerintah pusat.

"Kami berharap petugas di pintu masuk Kepri dan warga senantiasa mewaspadai penularan COVID-19," kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu.

Ia mengungkapkan kasus aktif COVID-19 di wilayah itu tinggal 16 orang. Penambahan kasus aktif COVID-19 jarang terjadi, sementara setiap hari ada sejumlah warga yang sembuh dari COVID-19.

"Mudah-mudahan Kepri segera nihil kasus aktif COVID-19," ujarnya.

Badan Pusat Statistik Kepri mencatat sebanyak 103.940 wisatawan mancanegara berkunjung ke wilayah itu selama November 2022, turun 2,09 persen dibanding Oktober 2022 yang mencapai 106.160 kunjungan.

Namun, jumlah kunjungan wisman tersebut naik signifikan sebesar 36.370 persen jika dibanding dengan November 2021, dipicu semakin membaiknya penanganan pandemi COVID-19, sehingga berdampak positif pada perkembangan pariwisata di Kepri.

"Kunjungan wisman Kepri pada November 2022 disumbang dari empat pintu masuk utama, yaitu Batam sebanyak 86.667 kunjungan, Tanjungpinang 3.117 kunjungan, Bintan 16.473 kunjungan, dan Karimun 3.588 kunjungan," kata Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Kepri Barudin di Tanjungpinang, Senin (2/1).

Negara utama asal wisman yang berkunjung ke Kepri periode November 2022, sebagian besar berasal dari Singapura sebanyak 62.806 kunjungan. Kemudian, Malaysia 11.913 kunjungan, India 4.317 kunjungan, Tiongkok 2.680 kunjungan, Philipina 1.908 kunjungan, Inggris 1.390 kunjungan, dan Australia 1.123 kunjungan.

Secara kumulatif sepanjang Januari hingga November 2022, tercatat ada sebanyak 569.610 kunjungan wisman ke Kepri. Artinya terjadi peningkatan dibanding periode yang sama tahun 2021 sebesar 22.159 persen.

Baca juga: Desa Wisata Kemenparekraf ciptakan peluang kerja bagi 1,7 juta orang

Baca juga: Empat desa wisata di Provinsi Kepri lolos 300 besar ADWI 2022