Legislator PKS Makassar Kecam Penutupan Rumah Tahfidz Quran

·Bacaan 1 menit

VIVA - Salah seorang anggota DPRD Makassar, Azwar, mengecam tindakan penutupan pintu rumah penghafal atau tahfidz Alquran di Jalan Ance Dg Ngoyo, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Legislator PKS itu menyayangkan sebab terjadi di Kota Makassar yang juga dikenal dengan sebutan Serambi Madinah.

"Kami tentunya mengutuk tindakan penutupan terhadap akses keluar masuk para calon penghafal Alquran itu," kata Azwar kepada VIVA, Sabtu, 24 Juli 2021.

Oleh karena itu, dia meminta kepada Pemerintah Kota Makassar agar segera merobohkan tembok penghalang yang menutup pintu belakang rumah tahfidz Quran itu.

"Kami meminta pemerintah kota segera merobohkannya," ujar Azwar.

Baca juga: Terganggu Suara Ngaji, Oknum Legislator Tutup Pintu Rumah Tahfidz

Pelaku penutupan merupakan oknum legislator di Kabupaten Pangkep berinsial A.

Menurut Bhabinkamtibmas Kelurahan Masale, Bripka Muh Rais, penutupan akses masuk pintu belakang disebabkan A merasa sangat terganggu mendengar suara anak-anak saat sedang mengaji tersebut.

"Kata para warga jika legislator ini ada di Kota Makassar, sangat terganggu dengan anak-anak mengaji, ketika selesai mengaji anak-anak ini juga bermain di lokasi itu. Karena itu adalah fasilitas umum," kata Bripka Muh Rais kepada wartawan, Jumat, 23 Juli 2021.

Tak hanya itu, Rais menyebutkan legislator itu juga sempat mengancam anak penghafal Alquran menggunakan senjata tajam.

“Dari laporan, mereka juga sempat diancam parang. Bahkan pintu bagian belakang itu juga dirusak oleh oknum legislator ini," katanya.

Pagar tembok yang menutupi pintu belakang rumah Tahfids Alquran tersebut setinggi 4 meter. Pengerjaan pagar itu sudah dilakukan selama tiga hari.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel