Legislator sebut SDM yang inovatif didasari keilmuan yang kuat

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani mengatakan sumber daya manusia (SDM) yang inovatif dan kreatif didasari oleh keilmuan yang kuat.

“Dalam penentuan SDM yang inovatif dan kreatif tersebut, perpustakaan turut berperan dalam menyediakan dasar keilmuan yang kuat,” ujar Ahmad Muzani dalam bedah buku “Perdebatan Pasal 33 UUD 195” di Jakarta, Senin.

Pembangunan ekonomi yang meningkat, lanjut dia, perlu ditopang oleh sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas hasil dari kemampuan literasi. Hal itu tidak dapat diciptakan dalam waktu yang singkat. Perlu kebiasaan dan konsistensi sehingga Indonesia akan menjadi bangsa yang unggul.

Buku “Perdebatan Pasal 33 UUD 1945”, lanjut dia, dikatakan sebagai buku yang ‘berat’ tetapi harus dituliskan karena banyak begawan ekonomi yang terlibat aktif menuangkan gagasan keekonomiannya.

“Perdebatannya adalah bagaimana sumber daya alam dikelola dengan baik. Lalu, ideologis ekonomi apakah yang cocok diterapkan di Indonesia. Apakah yang beraliran liberal, kapitalis, kerakyatan atau Pancasila? Perdebatan ini bisa menjadi pengayaan wacana bagaimana ekonomi kita ke depannya,” tambah dia.

Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando menjelaskan bedah buku itu menambah khasanah perdebatan bagi para ilmuwan. Di satu sisi juga menjadi pengetahuan baru bagi pemula yang perlu memahami ekonomi.

“Apapun pasal yang mengatur kita dalam undang-undang diperlukan kepemimpinan nasional yang memastikan sumber daya alam yang melimpah dikelola oleh putra-putri terbaik bangsa,” kata Syarif.

Salah satu penulis buku yang juga merupakan anggota Komisi X DPR, Elnino M Husein Mohi, mengatakan perekonomian negara atau ekonomi rakyat disusun sebagai usaha bersama yang berarti tidak ada perseorangan, dan berdasarkan asas kekeluargaan yang artinya seluruh orang Indonesia bersama-sama.

“Indonesia bisa menjadi unggul jika memiliki SDM yang berkualitas. Hal itu juga dapat terlihat dari banyaknya sarana dan prasarana yang telah dibangun,” kata Elnino.***3***

Baca juga: Perpusnas berikan penghargaan pada Mentan dan Gubernur Jatim
Baca juga: Perpusnas berikan penghargaan pegiat pembudayaan membaca

Baca juga: KemenPPPA: Keluarga berperan penting tumbuhkan minat membaca anak