Legislator: UN 2013 di Kalsel Diragukan Bersih

Banjarmasin (ANTARA) - Ujian Nasional tahun 2013 di Kalimantan Selatan diragukan pelaksanaannya benar-benar bersih karena banyak naskah hasil fotocopy, ujar Wakil Ketua DPRD provinsi setempat Fathurrahman, di Banjarmasin, Kamis.

"Sebagai contoh, ketika saya meninjau MAN 3 Mulawarman Banjarmasin, hampir seluruh soal/lembar jawaban berupa fotocopy," lanjutnya kepada wartawan saat meninjau pelaksanaan UN 2013 pada hari pertama, di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banjarmasin.

Begitu pula soal/lembar jawaban UN 2013 pada Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 10 Banjarmasin, hampir semua dalam bentuk fotocopy, lanjut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

Pihaknya melalui Komisi IV bidang kesra DPRD Kalsel akan mengevaluasi pelaksanaan UN 2013 di provinsinya.

"Tapi yang jelas, kami berharap, ke depan pelaksanaan UN tidak sekacau seperti 2013. Untuk itu, akan kita bicarakan dengan instansi terkait," demikian Fathurrahman.

Pada kesempatan terpisah Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel H Budiman Mustafa dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meninjau pelaksanaan UN 2013 pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Borneo Lestari Banjarbaru (35 Km dari Banjarmasin).

Menurut wakil rakyat dari PKS tersebut, pelaksanaan UN 2013 pada hari pertama di SMK swasta `kota idaman" Banjarbaru itu, berjalan lancar, tertib dan aman.

"Soal/lembar jawaban untuk peserta UN di SMK Jurusan Farmasi tersebut, lengkap, sehingga tidak ada masalah," ungkap pensiunan pegawai dinas kesehatan di provinsi itu.

"Peserta UN 2013 pada SMK tersebut sebanyak 21 siswa, terdiri 12 orang dari sekolah itu sendiri, dan selebihnya atau sembilan orang asal sekolah lain," demikian Budiman.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Banjarmasin Abdurrachman M.Pd menerangkan, pelaksanaan UN 2013 di madrasahnya sedikit mengalami penundaan, dari semestinya dimulai pukul 08.00 WITA menjadi 09.30 WITA.

"Padahal anak-anak didik peserta UN sudah siap di madrasah pukul 07.30 WITA. Namun karena menunggu kelengkapan soal/lembar jawaban, sehingga pelaksanaannya sedikit tertunda," ujarnya.

Peserta UN 2013 pada MAN 2 Banjarmasin yang berlokasi di Kampung Melayu Darat (Kamelda) itu sebanyak 196 siswa terdiri jurusan IPA 108, IPS 63 dan Keagamaan 25 orang, demikian Abdurrahman.

Kedua wakil rakyat Kalsel tersebut, usai meninjau pelaksanaan UN 2013 di hari pertama, berangkat keluar daerah untuk melakukan studi banding dalam rangkaian pembahasan LKPj gubernur 2012.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.