Leher Ditodong Parang oleh Rampok, Dua Wisatawan Kehilangan HP saat Selfie

Merdeka.com - Merdeka.com - Tiga pemuda di Kabupaten Pidie, Aceh, ditangkap polisi karena membegal wisatawan di lokasi Pantai Pelangi, Kecamatan Kota Sigli. Ketiga pemuda itu menodong parang ke leher korban lalu membawa kabur handphonenya.

Kasat Reskrim Polres Pidie Iptu Muhammad Rizal, mengatakan ketiga pelaku masing-masing berinisial MM (22), RA (20), dan MES (24). Sementara korban bernama M Irsa Al-farichi dan Muhammad Aqil.

"Korban sedang berfoto selfi di sana. Tiba-tiba datang pelaku dan mengeluarkan parang mengarah langsung ke leher pelapor sambil bertanya; orang mana kalian, sini handphone kalian," kata Iptu Muhammad Rizal, Sabtu (7/5).

Dia melanjutkan, lantaran nyawa terancam akibat ditodong parang oleh ketiga pelaku, kedua korban terpaksa menyerahkan handphone mereka. Usai berhasil membegal korban, pelaku kemudian pergi melarikan diri. Korban yang masih menyimpan setengah rasa takut, kemudian melapor kejadian itu ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Sigli.

Tim Sat Reskrim Polres Pidie yang memperoleh informasi tersebut, langsung bergerak memburu pelaku. Dibantu Sat Intelkam Polres Pidie, ketiga pelaku berhasil dibekuk. Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti 2 handphone dan sebilah parang.

Iptu Muhammad Rizal mengatakan, tempat kejadian perkara (TKP) pembegalan itu tepatnya di ujung Pantai Pelangi, antara perbatasan Gampong (Desa) Keramat Luar dengan Pasi Rawa, Kota Sigli.

"Aksi pencurian dengan ancaman kekerasan di Pantai Pelangi tersebut terjadi pada hari Kamis 5 Mei 2022 sore," ujarnya.

Terhadap ketiga pelaku, akan dijerat dengan Pasal 365 Juncto Pasal 362 KUHPidana, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel