Lelah, Shah Rukh Khan Ketiduran Sebelum Konpres  

TEMPO.CO, Jakarta - Ada yang meresahkan para pewarta dalam konferensi pers bintang Bollywood, Shah Rukh Khan, di Hotel Shangrilla, Jakarta, kemarin, Jumat, 7 Desember 2012. Hampir dua jam para awak media, mulai dari cetak, televisi, hingga daring, tak melihat batang hidung pemeran utama film My Name Is Khan itu. Konferensi pers yang dijadwalkan dari pukul 13.00 WIB akhirnya molor.

Sekitar pukul 16.00 WIB, pria berusia 47 tahun itu akhirnya muncul mengenakan tuksedo hitam dan kemeja putih. Ia hadir di dampingi Bipasha Basu, Rani Mukherjee, dan Preity Zinta. "Maafkan saya, karena lelah, saya ketiduran tadi," ujar Shah Rukh Khan sembari membungkukkan badannya dan mengatupkan dua tangannya.

Ia mengaku sangat lelah dalam perjalanannya ke Indonesia, sehingga tak kuasa untuk menahan kantuk. Melalui akun Twitter di @iamsrk, suami dari Gauri ini menulis sudah tiba di Jakarta dari sekitar pukul 07.00.

Shah Rukh Khan menuturkan, jadwalnya di Indonesia sangat padat. "Setelah konser pun, kami harus langsung pulang," ujar dia. Sehingga, ia terpaksa melewatkan untuk menikmati keindahan Indonesia.

Tapi, meski tak bisa melihat langsung pesona alam Indonesia, Shah Rukh Khan bisa melihat kecantikan Indonesia dari orang-orangnya. "Mereka mewakili apa yang ada di negara ini," kata Shah Rukh Khan memuji.

Shah Rukh Khan sudah dua kali ke Indonesia untuk konser. Pada 2002 silam dan ia mengulanginya di 2012. Selama kunjungannnya ke Tanah Air, memang dia jarang menyempatkan berlibur. "Tapi kata teman-teman saya yang liburan ke Bali, Indonesia sangat indah. Saya ingin, mungkin suatu saat nanti," kata dia.

DIANING SARI

Berita Terkait:

Ke Indonesia, Shah Rukh Khan Tanpa Kajol

Shah Rukh Khan Bawa Pasukan 100 Orang 

Tiket Shah Rukh Khan Paling Mahal Rp 12 Juta

3 Artis Cantik Bollywood Ini Temani Shah Rukh Khan

Ke Indonesia, Shah Rukh Khan Sewa Pesawat Pribadi 

Shah Rukh Khan Ujung Tombak Bollywood

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.