Lelang Kepala Sekolah, Jokowi: Ada Kriteria Lain  

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan lelang jabatan atau seleksi dan promosi terbuka untuk camat dan lurah yang selesai pada Juni lalu. Selanjutnya, giliran jabatan kepala sekolah yang akan dilakukan proses lelang.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan ada perbedaan kriteria lelang jabatan antara camat dan kepala sekolah ini. Namun, seperti apa perbedaan kriteria tersebut, dia masih enggan menyebutkannya. "Baru disiapkan," ujarnya di sela-sela blusukan di Taman Hutan Kota Penjaringan, Jakarta Utara, Ahad, 14 Juli 2013.

Mantan Wali Kota Solo ini menargetkan lelang jabatan kepala sekolah dilakukan pada penutupan tahun 2013. "Akhir tahun ini," kata dia. Rencananya, Dinas Pendidikan akan membuka pendaftaran lelang jabatan kepala sekolah dengan online mulai Oktober 2013. Adapun mengenai mekanismenya masih dalam proses penggodokan.

Lelang jabatan untuk kepala sekolah ini bertujuan untuk mengetahui potensi guru yang layak sebagai kepala sekolah dan tidak. Diharapkan, lelang jabatan ini mampu mendapatkan kepala sekolah yang mempunyai nilai-nilai kepemimpinan yang lebih baik. Seleksi kepala sekolah ini akan dilakukan secara terbuka bagi guru-guru yang ada di lingkup pendidikan dan terbatas pada wilayah DKI Jakarta.

LINDA TRIANITA

Berita Terhangat:

Bara LP Tanjung Gusta | Bursa Capres 2014 | Ribut Kabut Asap | Tarif Progresif KRL | Bencana Aceh

Terpopuler

Kerabat SBY, Abraham: Terlibat Pasti Tersangka

Khofifah: Kenapa Takut Pada Saya?

Ini Pidato Lengkap Malala Yousafzai di PBB

Ini Pesan Khusus Menteri Dahlan untuk Erik Meijer

Begini Pramono Edhie Masuk Daftar Capres Demokrat

Pabrik Nganggur, Lexus Malah Bikin Sepeda

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.