Lelang sukuk awal 2020 serap Rp7 triliun

Faisal Yunianto

Pemerintah menyerap dana Rp7 triliun dari lelang empat seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada awal tahun dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp59,14 triliun.

Keterangan pers dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebutkan hasil lelang sukuk ini memenuhi target indikatif yang ditentukan sebelumnya.

Jumlah yang dimenangkan untuk seri SPNS15072020 mencapai Rp1,5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,20417 persen dan imbalan secara diskonto.

Baca juga: Pemerintah serap dana Rp7 triliun dari lelang sukuk

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Juli 2020 sebesar Rp21,15 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 4,125 persen dan tertinggi 4,625 persen.

Jumlah dimenangkan untuk seri PBS002 sebesar Rp1,55 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,85153 persen dan tingkat imbalan 5,45 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Januari 2022 ini mencapai Rp22,18 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,75 persen dan tertinggi 6,3125 persen.

Untuk seri PBS026, jumlah dimenangkan mencapai Rp2,45 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,41928 persen dan tingkat imbalan 6,625 persen.

Baca juga: Lelang sukuk serap Rp7,43 triliun

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2024 ini mencapai Rp12,43 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 6,40625 persen dan tertinggi 6,78125 persen.

Untuk seri PBS005, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,70220 persen dan tingkat imbalan 6,75 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 April 2043 ini mencapai Rp3,38 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,625 persen dan tertinggi 8,03125 persen.

Menurut rencana, sepanjang tahun 2020, pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dan SBSN secara bergantian masing-masing sebanyak 22-24 kali untuk menutup pembiayaan dalam APBN.

Sebelumnya, pada Selasa (7/1), pemerintah sudah melakukan lelang SUN perdana pada awal 2020 dengan dana terserap mencapai Rp20 triliun dari penawaran kepada tujuh seri SUN sebesar Rp81,54 triliun.

Baca juga: Pemerintah serap Rp8 triliun dari lelang enam seri sukuk