Lelang SUN tambahan serap Rp5,77 triliun

Subagyo
·Bacaan 1 menit

Pemerintah menyerap dana sebesar Rp5,77 triliun dari lelang lima seri surat utang negara (SUN) tambahan atau Greenshoe Option dengan penawaran masuk Rp9,08 triliun

Keterangan pers dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu, menyatakan lelang SUN tambahan ini memenuhi target yang ditetapkan sebelumnya Rp5,77 triliun.

Untuk seri FR0086, jumlah dimenangkan untuk seri dengan tenor 5 tahun ini mencapai Rp0,16 triliun dari penawaran masuk Rp0,3 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,74944 persen.

Untuk seri FR0087, jumlah dimenangkan untuk seri dengan tenor 10 tahun ini mencapai Rp1,97 triliun dqri penawaran masuk Rp3,5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,53998 persen.


Baca juga: Lelang SUN serap Rp24,22 triliun


Untuk seri FR0088, jumlah penawaran dan dimenangkan untuk seri dengan tenor 15 tahun ini mencapai Rp1,32 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,50776 persen.

Untuk seri FR0083, jumlah dimenangkan untuk seri dengan tenor 19 tahun ini mencapai Rp2,13 triliun dari penawaran masuk Rp3,79 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,29968 persen.

Terakhir, untuk seri FR0089, jumlah penawaran dan dimenangkan untuk seri dengan tenor 30 tahun ini mencapai Rp0,15 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,08745 persen.

Baca juga: Lelang SUN tambahan serap Rp15,02 triliun


Dengan adanya lelang ini, maka secara keseluruhan jumlah pembiayaan negara yang berasal dari lelang SUN selama Januari-April 2021 mencapai Rp239,69 triliun.

Lelang tambahan SUN itu dilakukan pemerintah di luar jadwal rutin, karena rendahnya penawaran yang masuk dari lelang SUN pada Selasa (13/4) yaitu hanya Rp42,97 triliun.

Dari lelang tujuh seri SUN tersebut, pemerintah hanya menyerap dana Rp24,22 triliun. Realisasi lelang ini di bawah target indikatif yang ditetapkan sebelumnya Rp30 triliun.


Baca juga: Kemenkeu: Penawaran SUN rendah karena tekanan di pasar keuangan

Baca juga: Kemenkeu: Kestabilan "yield" obligasi AS pengaruhi lelang SUN