Leon Travis, Anak Tukang Tambal Ban Sukses Jadi Penyanyi Country

·Bacaan 3 menit

VIVA – Nama Leon Travis mungkin masih terdengar asing di industri musik Indonesia, khususnya di genre musik country. Leon, demikian sapaan akrabnya, kini tengah merintis perjalanannya di jalur musik country.

Terlahir dari keluarga kelas pekerja asal Balige, Sumatera Utara, ia mulai mengenal musik sejak usia 5 tahun. Sang ayah seringkali bermain gitar saat melepas lelah, setelah seharian bekerja menambal ban di bengkel kecilnya sehingga musik akrab di telinga Leon.

Beranjak dewasa, kemampuan Leon dalam bernyanyi mulai diiringi dengan kemampuannya menulis lagu. Pengalaman manggung dan membuka diri pada berbagai genre musik semasa kuliah di Jakarta, memiliki peran penting dalam membentuk musikalitas seorang Leon Travis.

Latar belakang itu yang membuatnya mampu menulis ratusan lagu dengan berbagai macam genre. Ia pun memiliki mimpi untuk mencapai pengakuan tertinggi atas karyanya di industri musik Tanah Air.

Namun, seiring waktu berjalan, kesibukannya sebagai project consultant untuk salah satu kedutaan besar di Jakarta, membuat langkahnya tertunda hampir sepuluh tahun lamanya.

Akhir tahun 2020 adalah momen di mana Leon kembali melanjutkan mimpinya dengan memilih genre country. Berawal dari perjalanannya ke Amerika Serikat pada 2019 tepatnya ke St. Louis, Missouri, kota di mana Leon pertama kali mendengar lagu country milik musisi legendaris Travis Tritt berjudul 'Help Me Hold On'.

Leon sangat terkesan dengan aksen kental dan tatanan sound yang khas yang tidak terdapat di genre lainnya. Sepulangnya ke Tanah Air, ia semakin membulatkan tekad untuk berkarier di jalur musik country dan memberanikan diri berkomunikasi dengan Tantowi Yahya yang menjadi tokoh panutan dalam musik country di Indonesia.

"Sebenarnya semua genre musik saya suka, tapi pada akhirnya saya jatuh cinta pada musik country. Saya pun memberanikan diri menghubungi Tantowi Yahya. Puji Tuhan, beliau orang yang sangat baik dan memberikan berbagai masukan serta mendukung saya untuk membesarkan musik country di Indonesia," ujar Leon dalam keterangan resminya, Senin 24 Mei 2021.

"Singkatnya, selama satu tahun saya terus mengasah diri mempelajari mulai dari aksen, cengkok dan seluk-beluk musik country di bawah bimbingan Tantowi Yahya, seorang legenda musik country Indonesia yang kini mengemban tugas sebagai duta besar RI untuk negara New Zealand," sambung dia.

Buah ketekunan serta kerja keras Leon pun terbayar lunas dengan terciptanya dua single berjudul Is He The One di tahun 2020 dan The Hardest Part di tahun 2021. Namun, impiannya terbesarnya adalah untuk go international dengan berbagai karyanya.

"Agar bisa go international kita harus aktif di komunitas musik country dunia, ada berbagai cara yang bisa dilakukan. Salah satunya melakukan kolaborasi dengan musisi-musisi country dunia. Ke depannya saya ada undangan manggung di Amerika tahun depan, sebenarnya ini jadwal ulang saja, karena tertunda pandemi COVID-19," kata dia.

Leon pun bertekad ingin mengibarkan eksistensi musik country di Indonesia, antara lain berkolaborasi dengan beberapa musisi Tanah Air lintas genre, termasuk hiphop, rock, pop dan musik lainnya.

"Kolaborasi ini untuk menunjukkan bahwa musik country mampu memberikan karya segar yang kekinian dan melepaskan kesan jadul, sebab musik country sudah sangat beragam di negara asalnya," tuturnya.

"Harapan lainnya, agar musik country lebih dikenal dan juga dimainkan oleh generasi muda Indonesia dan kelak bisa melahirkan musisi-musisi country baru di Tanah Air," pungkas Leon Travis.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel