Leonardo DiCaprio Tegur Perdana Menteri Thailand

TEMPO.CO, Los Angeles - Istirahat dari dunia akting, Leonardo DiCaprio membantu kampanye WWF tentang hak asasi binatang yang beri nama Hands off My Parts, Senin 18 Februari 2013.

Kampanye ini ditujukan untuk meningkatkan kepedulian terhadap badak, harimau dan gajah yang dibunuh untuk diambil kulit, tulang, gading, dan bagian tubuh lainnya. Keprihatinan DiCaprio dengan cara mengirim e-mail pribadi kepada publik untuk bergabung dalam kampanye ini.

Kampanye ini berisi kalimat ajakan dan penandatanganan petisi yang meminta kepada Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra untuk melarang semua penjualan gading di Thailand.

"Perdagangan hewan liar ilegal adalah ancaman utama yang dihadapi spesies seperti harimau, badak dan gajah. Hewan-hewan ini dibunuh setiap hari untuk memenuhi permintaan yang meningkat atas bagian tubuh mereka," tulisnya.

"Semua populasi berada dalam bahaya kepunahan jika kita tidak mengambil langkah penting untuk menghentikan perdagangan ini. Sebagai langkah utama, aku bergabung dengan WWF dan meminta pemerintah Thailand untuk menunjukkan contoh konservasi gajah dengan menutup perdagangan gadingnya, sebelum negara ini menjadi tuan rumah pertemuan 177 negara dalam rangka perdagangan hewan liar Maret 2013 mendatang," ujarnya lagi.

Aktor yang berperan dalam Django Unchained bergabung dengan selebritas lain pembela hak asasi bintang seperti Emily VanCamp, Josh Bowman, Stacy Keibler, Alyssa Milano, Ian Somerhalder dan Ethan Suplee telah bersatu untuk meminta tindakan darurat bagi perdangan hewan liar.

DiCaprio memang berjanji semasa dia istirahat dari dunia akting, dia akan lebih banyak melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi dunia. "Aku akan terbang ke seluruh dunia untuk melakukan hal baik bagi lingkungan," ujarnya kala itu.

PAGESIX| DEWI RETNO

Baca juga:

Film Terbaru Die Hard Raih Sukses di Pekan Pertama

Jason Statham Penjahat The Fast and Furious 7

Boyband S4 Kolaborasi dengan Teen Top

Chris Hemsworth Main di Film Michael Mann

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.