Lepas Kontingen ke Peparnas, Anies Baswedan Harapkan DKI Masuk Lima Besar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas keberangkatan kontingen DKI Jakarta yang akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-16 secara simbolis di GOR PPOP Ragunan, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/10/2021).

Nantinya para kontingen DKI Jakarta akan berkompetisi mulai 2 sampai 15 November 2021.

Anies menyatakan para atlet paralimpik merupakan contoh tentang pribadi yang sanggup bekerja keras dalam menghadapi segala keterbatasan dan tantangan.

"Saya ingin sampaikan kepada semua, betapa tingginya apresiasi kami kepada para atlet ini. Kita berharap ini jadi inspirasi bahwa dengan keterbatasan, mereka harus bekerja ekstra keras dibandingkan dengan mereka yang tidak berkebutuhan khusus," kata Anies Baswedan dalam keterangan tertulis.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengharapkan kontingen dapat memberikan hasil terbaik. Anies menggarisbawahi target yang dicapai bukan saja terkait jumlah pencapai medali, namun nilai dan hikmah yang terkandung dalam kompetisi Peparnas tersebut.

"Saya berpesan kepada semua bahwa ini bukan semata-mata soal pencapaian target, jumlah emas, perak, maupun perunggu. Tapi targetnya di sana membangun persaudaraan, ikatan kebersamaan, serta hadir menjadi tauladan untuk bangsa Indonesia," ucap Anies Baswedan.

Berangkatkan 290 Orang

Anies mengatakan jumlah kontingen yang akan diberangkatkan ke Peparnas 2021 berjumlah 290 orang, yang terdiri dari 197 atlet, 53 pelatih, dan 40 ofisial. Nantinya para atlet akan berlaga tersebar di 10 cabang olahraga.

"Kita tentu berharap teman-teman yang berangkat membawa pulang prestasi tadi di sampai kan bahwa capaian kita cukup baik dan targetnya di tahun 2021 ini targetnya berapa besok, masuk apa besok 10 besar, mudah-mudahan bisa masuk lima besar," jelas Anies.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel