Lepas Satgas Maritim ke Lebanon, Ini Kata Panglima TNI

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hari ini melepas secara langsung 119 prajurit TNI Angkatan Laut yang akan menjalankan misi perdamaian PBB ke Lebanon.

Prajurit TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) Kontingen Garuda XXVIII-M UNIFIL yang berangkat ke perairan Lebanon menggunakan Kapal Perang KRI Sultan Iskandar Muda (SMI)-367 yang dilengkapi dengan satu unit Helikopter AS-565 MBA Panther itu diberangkatkan melalui Dermaga Batu Ampar, Batam.

"Tugas yang akan para prajurit laksanakan adalah sebuah tugas yang mulia. Keberangkatan kalian ke Lebanon juga menjadi bukti kesiapan operasional TNI Angkatan Laut yang tinggi. Persiapan dan pelatihan panjang yang telah dilalui adalah bekal berharga dalam penugasan. Oleh karena itu, jaga dan tingkatkan kemampuan profesionalisme prajurit matra laut yang telah kalian miliki dengan sebaik-baiknya," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Jum'at, 5 Maret 2021.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI juga menyampaikan, sebagai komponen maritim dalam misi UNIFIL, MTF memiliki peran sentral untuk menjaga stabilitas keamanan di laut dengan melakukan operasi interdiksi laut atau Maritime Interdiction Operation (MIO).

Menurut Panglima, keberhasilan dalam menunaikan tugas utama ini akan menjadi indikator pencapaian tugas Satgas Maritim TNI di Lebanon.

"Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Staf Angkatan Laut, Panglima Koarmada II, dan Komandan PMPP TNI yang telah menyiapkan Satgas Maritim TNI dengan baik," ujarnya.

Terakhir, Panglima juga menekankan kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Laut yang menjalankan misi perdamaian di Perairan Lebanon selama satu tahun kedepan agar selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta memelihara dan meningkatkan profesionalisme sebagai prajurit TNI matra laut.

Baca: Tugas Negara, 119 Prajurit TNI Berangkat ke Lebanon Selama 1 Tahun