Lerai Perkelahian Begal dengan Korban, Pria di Aceh Tenggara Tewas Ditikam

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria di Aceh Tenggara, AD (40) tewas saat melerai perkelahian antara terduga pelaku begal JPS (27) dan korbannya TG (22) di Desa Canglade, Pasar Duafah, Aceh Tenggara, Aceh, pada Senin (11/7) dini hari. Dia meninggal dunia setelah dadanya tertusuk pisau JPS.

Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara Iptu M Jabir mengatakan, korban merupakan warga Desa Simpang Empat, Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara. "Kejadian berlangsung di lokasi yang gelap sehingga pelaku JPS justru menikam AD hingga ia mengalami luka tusuk di dada sebelah kanan," jelas Jabir.

Dia menjelaskan, pembunuhan itu berawal saat pelaku JPS (27), warga Desa Lawe Rutung, Kecamatan Lawe Bulan, berupaya membegal handphone milik TG (22), warga Desa Mbarung, Kecamatan Babusallam, di Pasar Duafah. Namun aksi pembegalan itu tak berjalan mulus. TG melawan dan berkelahi dengan pelaku.

Saat perkelahian, AD ada yang tengah berada di sana berinisiatif untuk melerai keduanya. Nahas, ia malah ditikam JPS hingga tewas.

Selang beberapa waktu kemudian, polisi berhasil menangkap pelaku JPS. Pemuda itu terancam dijerat pasal pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan. "Ancaman hukumnya 15 tahun penjara," jelas Jabir. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel