Letjen Moeldoko jadi Kasad baru gantikan Jenderal Pramono

MERDEKA.COM. Selain mengumumkan posisi Menteri Keuangan yang baru, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengangkat Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letnan Jenderal Moeldoko menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

"Saya telah menyetujui rekomendasi Panglima TNI. Di mana Pramono Edhie Wibowo akan mengakhiri masa baktinya dan masuki masa pensiun dan harus ada pengganti, saya memutuskan mengangkat Letnan Jenderal Moeldoko, sekarang Wakil Kasad untuk jadi Kasad menggantikan Jenderal Pramono Edhie Wibowo," kata SBY saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/5).

SBY menjelaskan, Letjen Moeldoko segera dilantik pada Rabu (22/5) mendatang setelah Jenderal Pramono resmi meletakkan jabatannya. Moeldoko sendiri sudah menjalani fit and proper test secara langsung.

"Pelantikan akan saya laksanakan lusa, Rabu 22 Mei 2013 mendatang," ungkap SBY.

Saat pertemuan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB, SBY mengaku telah memberikan sejumlah masukan dan pesan-pesan kepada Kasad baru. Yakni melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik sebagai tentara profesional.

"Tentu saya telah berikan pesan-pesan kepada Kasad baru untuk melaksanakan tugas dengan baik, terus jadi tentara profesional, kapabel dan siap mengemban tugas-tugasnya," tegasnya.

Letjen TNI Moeldoko dikenal sebagai lulusan Akmil tahun 1981. Dia adalah lulusan terbaik peraih gelar Adhi Makayasa tahun tersebut.

Jenderal kelahiran Kediri, Jawa Timur, 8 Juli 1957 itu pernah menjabat sebagai Pangdam Tanjungpura dan Pangdam Siliwangi.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.