Letjen TNI Ganip Pimpin Upacara Pemberangkatan 175 Prajurit ke Kongo

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (Kasum TNI) Letjen TNI Ganip Warsito hari ini memimpin Upacara Pemberangkatan 175 prajurit TNI Satgas MONUSCO T.A. 2021 yang akan menjalankan misi perdamaian PBB ke Kongo.

Letjen TNI Ganip ketika membacakan pidato tertulis Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menaruh perhatian besar kepada seluruh prajurit TNI yang mendapatkan tugas menjaga perdamaian dunia di Luar Negeri.

Menurut Panglima, tugas misi perdamaian di Kongo bukanlah tugas yang mudah, oleh karena itu bagaimana mempertahankan dan bahkan meningkatkan pencapaian tersebut menjadi tantangan tersendiri.

Selama ini, lanjut Panglima TNI, prajurit Indonesia dalam menjalankan misi PBB tidak hanya dikenal karena profesionalisme dalam melaksanakan tugas, tetapi juga kemampuan mereka untuk memenangkan hati dan pikiran rakyat di tempat mereka ditugaskan.

“Oleh sebab itu, dengan prinsip ‘to win heart and mind’ misi akan berjalan dengan baik dan lancar karena dapat diterima masyarakat di daerah operasi,” kata Letjen TNI Ganip menyampaikan amanat dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 23 Februari 2021.

Dia menambahkan, Panglima TNI meyakini bahwa dengan bekal latihan, keterampilan dan pengetahuan yang telah dimiliki, prajurit Satgas akan dapat mengemban tugas tersebut dengan baik.

“Lengkapi lesson learned dari Satgas sebelumnya dengan kemampuan taktis di lapangan yang adaptif dan inovatif untuk mencapai keberhasilan tugas. Selain itu unsur komandan harus benar-benar memahami kemampuan dan batas kemampuan, rincian tugas, prosedur standar operasi ataupun aturan pelibatan yang telah ditentukan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Satuan Tugas (Satgas) Kizi Kontingen Garuda XX-R MONUSCO TA. 2021 yang akan berangkat menjalankan misi PBB ke Kongo terdiri dari 175 prajurit pilihan TNI gabungan dari tiga matra, yaitu dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Baca juga: Sebelum Masuk Papua, Pasukan Setan TNI Dibekali Senjata Pemburu OPM