Letter C Tanah adalah Bukti Kepemilikan Tanah di Desa. Cek Status Hukumnya!

Letter C Tanah adalah Bukti Kepemilikan Tanah di Desa. Cek Status Hukumnya!
Letter C Tanah adalah Bukti Kepemilikan Tanah di Desa. Cek Status Hukumnya!

RumahCom – Di Indonesia, kepemilikan atas tanah atau properti umumnya akan diberikan secara turun temurun karena masih minimnya pengaturan atas kepemilikan properti. Letter C tanah pun muncul sebagai bukti kepemilikan seseorang atas tanah yang berada pada kantor desa atau kelurahan.

Letter C tanah mempunyai fungsi utama yaitu sebagai catatan penarikan pajak dan keterangan mengenai identitas dari sebuah tanah yang ada pada zaman kolonial Belanda. Hingga saat ini, letter C masih banyak dipakai untuk menjadi identitas kepemilikan tanah dan bukti transaksi tambahan.

  • Apa Itu Letter C Tanah?

  • Status Hukum Surat Tanah Letter C

  • Contoh Letter C Tanah

  • Fungsi Nomor Letter C Tanah dan Persil

[ArticleCallout]{ “title”: “Jenis Hak Atas Tanah yang Berlaku di Indonesia. Wajib Tahu!”, “excerpt”: “Simak selengkapnya di sini!”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/hak-atas-tanah-71566”, “image”: “https://img.iproperty.com.my/angel/520×300-crop/wp-content/uploads/sites/5/2022/09/1-Hak-Atas-Tanah.jpg” } [/ArticleCallout]

Apa Itu Letter C Tanah?

<em>Letter C menunjukkan siapa pemiliknya atau yang menguasai tanah tersebut. </em>
Letter C menunjukkan siapa pemiliknya atau yang menguasai tanah tersebut.

Letter C tanah adalah bagian dari persil, menurut bidang hukum pertanahan, lantaran letter C menunjukkan siapa pemiliknya atau yang menguasai tanah tersebut. Sedangkan persil sendiri menunjukkan letak dimana blok tanah tersebut berada. Persil terdiri atas banyak letter C, kebalikannya letter C hanya ada 1 untuk 1 tanah.

Mirip dengan sertifikat tanah atau rumah, pada dokumen letter C tercantum nomor bidang tanah atau nomor persil. Nomor tersebut menunjukkan titik batas dari sebuah bidang tanah. Nomor tersebut hanya teradministrasi di kantor Kepala Desa, Kelurahan, atau Kecamatan saja. Untuk mengecek batas-batas sebuah lahan yang dokumennya masih letter C, masyarakat bisa mendatangi kantor-kantor yang sudah disebutkan sebelumnya.

Status Hukum Surat Tanah Letter C

<em>Jika memiliki tanah yang statusnya masih letter C tanah baiknya segera dikonversikan. </em>
Jika memiliki tanah yang statusnya masih letter C tanah baiknya segera dikonversikan.

Letter C tanah mempunyai fungsi utama yaitu sebagai catatan penarikan pajak dan keterangan mengenai identitas dari sebuah tanah yang ada pada zaman kolonial Belanda. Hingga saat ini, Letter C masih banyak dipakai untuk menjadi identitas kepemilikan tanah dan bukti transaksi tambahan.

Patut dicatat, pada dokumen letter C tanah, verifikasi hanya bisa dilakukan di kantor kepala desa, kantor kelurahan, atau kantor kecamatan saja. Hal ini dikarenakan dokumen ini belum resmi masuk dalam sistem administrasi BPN. Meski demikian, status hukum surat tanah letter C sah di Indonesia.

Hal itu sesuai Undang-Undang Pokok Agraria  (UUPA) dan PP No.24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, yang menyatakan bahwa letter C berisi sertifikat tanah yang diakui sebagai bukti kepemilikan sah. Bukti buku register pertanahan disimpan oleh Kepala Desa atau lurah setempat, lalu warga hanya memiliki kutipan letter C tanah, girik, petok D atau letter D, dan bukti lainnya.

Akan tetapi demi keamanan dan terhindar dari hal yang tidak diinginkan, jika Anda memiliki tanah yang statusnya masih letter C tanah baiknya dikonversikan melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. Mau punya rumah yang nyaman dengan fasilitas keamanan yang baik di Bekasi? Cek pilihan rumahnya dengan harga di bawah Rp500 jutaan di sini!

Contoh Letter C Tanah

<em>Dalam surat Letter C, nama kepemilikan tanah bisa berganti-ganti. </em>
Dalam surat Letter C, nama kepemilikan tanah bisa berganti-ganti.

Nomor letter C tanah dan persil berfungsi untuk menunjukkan titik batas tertentu satu bidang tanah sesuai dengan data yang tercatat. Untuk mengetahui nomor ini, masyarakat hanya perlu mendatangi kantor kepala desa atau kantor kelurahan setempat. Dalam surat Letter C, nama kepemilikan tanah bisa berganti-ganti. Hal tersebut bergantung pada siapa yang diputuskan menjadi pemilik sah tanah tersebut saat itu.

Oleh sebab itu, dalam surat letter C tanah, nama semua pemilik akan dicantumkan mulai dari pemilik pertama sampai kepada pemilik paling terakhir. Berikut contoh letter C tanah:

[PropertyTip]Mirip dengan sertifikat tanah atau rumah, pada dokumen letter C tercantum nomor bidang tanah atau nomor persil. Nomor tersebut menunjukkan titik batas dari sebuah bidang tanah. Nomor tersebut hanya teradministrasi di kantor Kepala Desa, Kelurahan, atau Kecamatan saja.[/PropertyTip]

Fungsi Nomor Letter C Tanah dan Persil

<em>Surat letter C tanah di banyak desa di Indonesia menjadi dokumen penting yang perlu diselamatkan. </em>
Surat letter C tanah di banyak desa di Indonesia menjadi dokumen penting yang perlu diselamatkan.

Sebelum berlakunya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA), setiap terjadi peralihan hak atas tanah, baik peralihan secara jual beli, hibah atau waris, selalu dilakukan di hadapan Kepala Desa dan diikuti dengan perubahan data di buku Letter C tanah untuk dicatat nama pemilik baru dan sebab-sebab perubahannya.

Maka dari itu, surat letter C tanah di banyak desa di Indonesia menjadi dokumen penting yang perlu diselamatkan, mengingat semua catatan tentang riwayat setiap bidang tanah terangkum di dalamnya. Apalagi dalam letter C tanah mencakup banyak keterangan diantaranya:

  • Nomor buku C

  • Kohir

  • Persil, kelas tanah yang menunjukkan suatu letak tanah dalam pembagiannya atau disebut juga (blok)

  • Kelas desa yakni suatu kelas tanah yang dipergunakan untuk membedakan antara darat dan tanah sawah, atau di antara tanah yang produktif dan non produktif. Pembagian kelas ini terjadi pada saat menentukan pajak yang akan dipungut.

  • Daftar pajak bumi yang terdiri atas nilai pajak, luasan tanah dan tahun pajak

  • Nama pemilik letter C dari awal sampai pemilik terakhir

  • Nomor urut pemilik

  • Nomor bagian persil

  • Tanda tangan dan stempel Kepala Desa/Kelurahan

Sesuai poin-poin di atas, maka sudah jelas bahwa nomor letter C tanah dan persil memiliki fungsi penting untuk menunjukkan titik batas tertentu satu bidang tanah sesuai dengan data yang tercatat. Nomor ini hanya teradministrasi di kantor Kepala Desa, Kelurahan, atau Kecamatan saja. Sehingga untuk mengecek batas-batas sebuah lahan yang dokumennya masih letter C, masyarakat bisa mendatangi kantor-kantor tersebut.

Tonton video berikut ini untuk mengetahui lebih detail tentang Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah