Letusan Gunung Berapi Jepang Lahirkan Pulau Baru Berbentuk Bulan Sabit

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Tokyo - Para ilmuwan mengungkap bahwa akibat letusan gunung berapi yang terjadi di bawah laut pada 1.200 kilometer (745 mil) selatan Tokyo telah menciptakan daratan baru, alias membentuk pulau baru di Jepang.

Menyadur dari The Guardian pada Jumat (20/8/2021), lebih dari 6.000 pulau yang membentuk kepulauan Jepang kini memiliki tambahan pulau setelah temuan para ilmuwan tersebut.

Pulau itu terbentuk di Samudera Pasifik sekitar 50 kilometer selatan Minami Ioto, pulau paling selatan dari kelompok Ogasawara. Penjaga pantai Jepang mengatakan pulau baru itu berbentuk bulan sabit dengan diameter sekitar 1 kilometer.

Akan tetapi, pulau ini masih dalam penelitian lebih lanjut apakah hanya pulau sesaat saja atau akan membentuk daratan pulau yang kokoh. Hal itu tergantung pada apa yang membentuknya: abu dan fragmen lainnya tidak mungkin menahan pukulan konstan dari gelombang, tetapi aktivitas vulkanik yang berkelanjutan dapat menghasilkan aliran lava yang pada akhirnya membentuk cangkang keras yang lebih tahan lama.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sebelumnya Juga Sempat Muncul Pulau Baru

Gumpalan abu tebal terlihat akibat letusan Gunung Shinmoedake di Kirishima, Jepang selatan, (6/3). Badan Meteorologi Jepang mengatakan gunung tersebut meletus beberapa kali dan mengeluarkan abu dan asap sampai 2.300 meter (7.500 kaki). (Kyodo News via AP)
Gumpalan abu tebal terlihat akibat letusan Gunung Shinmoedake di Kirishima, Jepang selatan, (6/3). Badan Meteorologi Jepang mengatakan gunung tersebut meletus beberapa kali dan mengeluarkan abu dan asap sampai 2.300 meter (7.500 kaki). (Kyodo News via AP)

Sebelumnya juga kerap hadir pulau-pulau yang terbentuk dengan cara yang sama di daerah itu pada tahun 1904, 1914 dan 1986. Namun, beberapa pulau itu lenyap akibat adanya erosi.

Sementara pada tahun 2013 silam, aktivitas vulkanik selama berminggu-minggu memunculkan sebuah pulau yang bergabung dengan pulau Nishinoshima. Dari situ terciptalah sebuah daratan baru yang bertahan sementara waktu. Diketahui pulau tersebut memiliki kemiripan dengan anjing kartun Snoopy.

Laporan dari surat kabar Mainichi Shimbun mengungkapkan bahwa Badan Meteorologi Jepang percaya letusan terbaru yang terjadi dari akhir pekan lalu kemungkinan bisa berlanjut. Mereka juga telah mengeluarkan peringatan tentang asap dan endapan abu besar di perairan terdekat.

Penjaga pantai menemukan pulau itu pada hari Minggu, 15 Agustus 2021, setelah mengamati letusan dari udara. Mereka juga menemukan endapan batu apung (batu vulkanik) yang mengambang di laut.

Munculnya pulau-pulau baru di bagian paling selatan Jepang dapat memiliki keuntungan geopolitik bagi Jepang. Pemerintah kemungkinan bisa memperluas wilayah negaranya. Walau hanya beberapa ratus meter saja.

Jika ternyata daratan terbaru memang bertahan. Maka pulau akan ditambahkan ke wilayah Jepang. Tetapi jika dipantau kembali, lokasi pulau ini dekat dengan Minami Ioto berarti mungkin tidak perlu adanya perubahan pada perairan teritorial negara atau zona ekonomi eksklusif.

Reporter: Bunga Ruth

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel