Lewat Pabrik Pipa Polyethylene, PGN Tingkatkan TKDN Jargas hingga 50 persen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Subholding Gas Pertamina melalui PT PGAS Solution mendukung pemerataan pemanfaatan gas bumi di Indonesia, melalui penyediaan pipa jaringan rumah tangga Polyethylene (PE). Dengan pembuatannya di dalam negeri dapat meningkatkan TKDN hingga 50 persen.

Direktur Utama PGN, M. Haryo Yunianto mengatakan, pabrik Pipa PE PT PGAS Solution memproduksi pipa dengan merek Solfipe selama 24 jam, sehinggga terjamin ketersediaan kebutuhan pipa.

Pipa tersebut terdiri dari dua tipe yaitu Medium Density Polyethylene (MDPE-80) untuk jaringan gas dan High Density Polyethylene (HDPE-100), merupakan jenis pipa yang biasa digunakan untuk pipa gas, namun kedepannya bisa untuk subduct dan pipa air.

"Pabrik ini adalah hasil karya teman-teman PGAS Solution yang ada dalam Divisi Manufaktur," kata Haryo, di Jakarta, Selasa (31/8/2021).

Haryo menambahkan, produk pipa PE karya PGAS Solution pun telah dipakai pembangunan jargas di sejumlah wilayah. Sehingga dapat mendukung program pembangunan jargas tahun-tahun mendatang. Termasuk mendukung komitmen Holding Migas Pertamina dalam meningkatkan TKDN secara bertahap sampai mencapai target 50 persen pada tahun 2026.

Solfipe untuk Pipa Gas MDPE-80 sudah memiliki nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) diatas 25 persen, sedangkan untuk Pipa HDPE-100 memiliki nilai TKDN diatas 48 persen.

"Harapannya produksi Pipa PE ini dapat membantu program Pemerintah, dan dengan hadirnya Pabrik Pipa PE menjadi semangat baru. Semoga kedepannya PGASOL dapat terus termotivasi untuk menghasilkan karya-karya lainnya," ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pembangunan Jargas ESDM

Petugas mengecek instalasi pipa metering regulating station PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk di PT Lion Metal Works di Jakarta, (28/10/2015). Sektor Industri kini mulai mengkonversi dari bahan bakar minyak ke gas alam. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Petugas mengecek instalasi pipa metering regulating station PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk di PT Lion Metal Works di Jakarta, (28/10/2015). Sektor Industri kini mulai mengkonversi dari bahan bakar minyak ke gas alam. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Direktur Utama PGAS Solution menambahkan Erwin Simanjuntak mengungkapkan, produk Pipa PE milik PGAS Solution telah mensupport program Kementerian ESDM. Seperti pembangunan jargas ESDM di Kabupaten Wajo, Banggai sepanjang 9 kilometer dan Program Jargas di PGN Area Jakarta dan Tangerang sejumlah 11.794 SR.

"Solfipe juga sudah mendapatkan sertifikat dari LEMIGAS yang proses pengujiannya telah menggunakan standard ISO 4437, Standard Pengujian Kualitas Pipa Polyethylene, sehingga dapat dipastikan bahwa semua pipa telah sesuai standar dan sudah aman," tuturnya.

PT PGAS Solution memiliki Pabrik Pipa PE yang berlokasi di Klari, Karawang Timur, Jawa Barat dengan luas area 3800 m2. Pabrik ini dapat memenuhi kebutuhan pipa PE di PGN Group dan pihak lain. Hadirnya pabrik Pipa PE dapat menjadi solusi untuk menekan biaya pembelian material dan memberi penghematan secara langsung terhadap pembiayaan proyek jargas.

Pabrik Pipa PE PGAS Solution mulai produksi pada tahun 2021 dan merupakan Pabrik Pipa PE pertama di Pertamina Group. Inovasi dan pencapaian dari PT PGAS Solution ini mampu meningkatkan TKDN dan efisiensi biaya pembangunan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel