Lexus Punya Kejutan untuk Indonesia

VIVA – Saat menyebut nama Lexus, maka yang umumnya terbayang di benak orang adalah merek mobil mewah yang harganya selangit. Hanya sebagian saja yang mengetahui, bahwa perusahaan itu merupakan bagian dari Toyota.

Lexus dikenal sebagai pabrikan otomotif, yang menawarkan produk mobil dengan desain yang kental akan nuansa kemewahan. Mereka juga kerap menerapkan tradisi khas Jepang yang turun temurun diwariskan sejak zaman dahulu.

Salah satu dari tradisi tersebut adalah omotenashi, yang memiliki arti pelayanan yang ramah. Tradisi itu diwujudkan di Indonesia, dalam berbagai bentuk dukungan purna jual atau after sales service.

Selama pandemi, ada beberapa layanan yang ditawarkan oleh Lexus Indonesia untuk memanjakan konsumen setia mereka. Seprti Lexus Mobile Concierge Service yaitu pelayanan servis di rumah, serta Lexus L-FAST yaitu layanan darurat ketika dalam perjalanan.

Semua layanan dapat dengan mudah diakses, melalui aplikasi Lexus Reach. Salah satu fitur terbarunya, yakni Lexus Experience yang merupakan sebuah galeri virtual pertama di Asia Tenggara.

“Lexus menyadari, bahwa perkembangan pesat teknologi yang dipacu oleh dampak pandemi menjadi sebuah kesempatan untuk kami bisa beradaptasi untuk semakin menyentuh para konsumen,” ujar General Manager Lexus Indonesia, Meinisa saat konferensi pers virtual, dikutip VIVA Otomotif Selasa 17 Agustus 2021.

Keunikan dari galeri virtual yang dihadirkan, yakni desainnya merupakan gabungan dari rancangan Lexus Gallery yang ada saat ini, yakni Lexus Menteng Gallery, Lexus Mampang Gallery dan Lexus Pluit Gallery dengan perpaduan unsur desain khas Indonesia dan Jepang.

Tidak hanya akan dimanjakan dengan tampilan visual pengunjung Lexus Experience yang digelar hingga 22 Agustus mendatang dapat melihat dan mengeksplorasi jajaran produk seperti LM 350, RX 300 dan UX 300e.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel