LG Display perluas penggunaan layar OLED transparan

·Bacaan 1 menit

LG Display memperluas penggunaan layar OLED transparan, dengan target utama pasar business-to-business untuk menciptakan nilai lebih lewat teknologi generasi berikutnya.

Dikutip dari The Korea Times, Senin, LG Display mengomersialkan layar OLED transparan 55 inchi pada tahun 2019. Dengan rasio transparansi mencapai 40 persen, produk tersebut semakin banyak digunakan di berbagai tempat seperti jendela pajangan toko, jendela kereta awah tanah, dan papan nama.

LG Display berharap layar transparan juga dapat digunakan di mobil self-driving, pesawat terbang, dan interior rumah.

​​Baca juga: LG jual 100 juta unit perangkat display otomotif

"Dengan OLED transparan kami, kami akan terus menciptakan desain spasial yang inovatif dan cara penyampaian informasi yang berbeda," kata Cho Min-woo, kepala Transparent OLED Business LG.

LG Display juga berharap akan semakin banyak bisnis yang menggunakan layar tipis, ringan, dan fleksibel di kereta bawah tanah, pusat perbelanjaan, dan ruang publik lainnya.

Belum lama ini, LG mengatakan mereka menyediakan layar OLED transparan ke tempat parkir bawah tanah di pusat konvensi COEX di Seoul selatan. Tempat parkir dioperasikan oleh Kakao Mobility, platform mobilitas dari Kakao.

OLED transparan dipasang di enam pintu masuk yang menghubungkan tempat parkir dan pusat konvensi.

"Dengan menggunakan layar OLED transparan, bisnis dapat menghemat ruang dalam memasang panel layar. Dengan memasang panel ke jendela kaca yang ada, layar transparan kami memberikan kualitas gambar yang jelas dan meningkatkan rasa keterbukaan," kata perwakilan perusahaan.

Baca juga: Samsung dan LG akan pamerkan teknologi layar OLED di IMID 2021

Baca juga: LG Display akan investasi besar-besaran untuk layar OLED

Baca juga: Samsung dan LG akan ungkap inovasi terbaru di SID 2021

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel