LIB: Persis satu-satunya pemegang saham yang absen di RUPS luar biasa

Komisaris Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Juni Ardianto Rahman mengatakan, klub Liga 1 Persis Solo menjadi satu-satunya pemegang saham yang absen dari rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa LIB di Jakarta, Selasa.

"Saya belum mengecek alasannya. Namun, mereka sudah mengirimkan nama yang akan hadir ke administrasi LIB," ujar Juni usai RUPS.

Menurut pria yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu, perwakilan Persis yang terdaftar hadir di RUPS luar biasa adalah CEO Persis Kaesang Pangarep.

Baca juga: Pemegang saham tunjuk Ferry Paulus jadi Direktur Utama PT LIB

Namun, pada hari pelaksanaan RUPS itu, Kaesang yang juga anak bungsu Presiden Joko Widodo tidak melakukan registrasi ulang sebagai perwakilan Persis.

Meski demikian, walau tanpa Persis, Juni Rahman memastikan bahwa semua keputusan dalam RUPS luar biasa tersebut sah karena tidak melanggar Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Pasal 86 undang-undang tersebut menyatakan, "RUPS dapat dilangsungkan jika dalam RUPS lebih dari 1/2 (satu perdua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili, kecuali undang-undang dan/atau anggaran dasar menentukan jumlah kuorum yang lebih besar".

"Kami pun sudah memberikan undangan RUPS luar biasa ini beserta agenda-agendanya 14 hari sebelum kegiatan," tutur Juni.

Baca juga: RUPS LIB pada 15 November berpotensi bahas direksi-komisaris baru

RUPS luar biasa LIB di Jakarta, Selasa, dihadiri oleh perwakilan 17 klub Liga 1 Indonesia dan PSSI sebagai pemegang saham.

Kegiatan tersebut menghasilkan beberapa keputusan termasuk pergantian susunan direksi dan komisaris.

Pemegang saham menunjuk Ferry Paulus sebagai direktur utama anyar LIB. Kemudian, ada Munafri Arifuddin sebagai direktur. Munafri merupakan Komisaris Utama PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar, perusahaan yang menaungi klub PSM.

Kemudian, di jajaran komisaris, Juni Ardianto Rahman yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI masih menempati kursi komisaris utama. Lalu, sebagai komisaris ada Yabes Tanuri (Bali United), Ponaryo Astaman (Borneo FC), Ardian Satya Negara (Dewa United) dan Roofi Ardian (RANS Nusantara FC).

Baca juga: LIB: Liga 1 akan dilanjutkan tetapi formatnya belum dipastikan