Libur Lebaran Usai, Orang Tua Harap Waspada Penyakit Ini pada Anak

Merdeka.com - Merdeka.com - Libur panjang Hari Raya Idulfitri 1443 H/2022 M telah usai. Sejumlah lapisan masyarakat perlahan kembali beraktivitas secara normal.

Namun, untuk anda para orang tua yang memiliki putra dan putri diminta mewaspadai penyakit saluran pencernaan. Hal itu diakibatkan perubahan pola makan, kelelahan maupun berkumpul dengan orang banyak.

Demikian dikatakan Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Muzal Kadim.

"Penyakit saluran cerna umumnya diakibatkan perubahan pola kehidupan sehari-hari, kelelahan, stres, penurunan imunitas, makan tidak teratur, kurang tidur hingga berkumpul dengan banyak orang," kata Muzal Kadim, Selasa (10/5) seperti dikutip Antara.

Muzal mengatakan penyakit yang umum timbul pada permasalahan saluran cerna adalah diare, di mana aktivitas buang air besar lebih sering dari biasanya dengan feses yang lebih lembek dari biasanya.

Ia mengatakan diare bisa disebabkan sejumlah bakteri di antaranya vibrio, E coli, shigalla, salmonella, rotavirus, giardia, entamoeba, dan candida.

Pada situasi yang berat, gangguan saluran cerna kerap ditandai dengan sakit perut selama lebih dari dua hari, perdarahan, muntah hebat atau muntah berwarna hijau, demam tinggi, teraba tumor, bercak di kulit, perut tegang hingga kembung.

"Saat Lebaran banyak kambuh sembelit. Paling banyak penyebab karena laktosa, lemak, santan, protein susu, sea food, kacang, makanan pedas dan manis berlebihan. Itu bisa picu diare," katanya.

Gejala muntah hijau, kata Muzal, dikarenakan adanya sumbatan atau gangguan tertentu seperti rotavirus, biasanya butuh tindakan bedah. "Muntah biasa juga perlu diwaspadai dan kalau di awal sudah muntah hijau itu bahaya karena situasinya lebih serius," katanya.

Muzal mengatakan diare diiringi dengan perubahan warna kulit yang cenderung menguning juga bisa dikategorikan sebagai gejala hepatitis akut.

"WHO melaporkan ada 70-an kasus adenovirus walau belum dipastikan sebagai hepatitis akut. Yang diduga adenovirus bisa menular lewat droplet," katanya. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel