Libur Panjang, Doni Monardo: Warga Sebaiknya Bersihkan Selokan Air

Fikri Halim, Syaefullah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Satgas Penanganan Nasional COVID-19, Doni Monardo, meminta masyarakat agar dapat memanfaatkan waktu libur panjang dengan baik pada akhir Oktober 2020.

Doni mengingatkan, saat ini kondisinya masih pandemi COVID-19, maka alangkah baiknya melakukan kerja bakti di lingkungan rumah masing-masing. Apalagi, kini sudah masuk musim penghujan.

"Saya mengajak kepada teman masyarakat seluruh Indonesia untuk memanfaatkan libur panjang untuk membersihkan lingkungan. Sekarang musim hujan, mencari bibit pohon tertentu untuk ditanam," ujar Doni dalam acara “Potensi Penyebaran COVID-19 ketika Libur Panjang’ melalui webinar di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2020.

Baca juga: Erick Thohir Perbesar Komposisi Perempuan di Jajaran Direksi BUMN

Doni yang juga kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu menambahkan, warga sebaiknya bekerja bersama-sama dengan RT/RW masing-masing membersihkan saluran air atau selokan-selokan.

“Membersihkan gorong-gorong dan membersihkan apa saja yang dapat mengurangi risiko curah hujan tinggi," tuturnya.

Indonesia, ditegaskannya, saat ini sedang menghadapi kondisi cuaca La Nina. Masyarakat yang menjalankan liburan di luar rumah tanpa mendapatkan informasi yang utuh dan lengkap tentang prakiraan cuaca ini punya risiko yang tinggi.

"Contoh, di alam terbuka tiba-tiba ada angin kencang, kita tidak bisa memprediksi lantas ada pohon tumbang, ada dahan yang patah. Nah, kita tidak mengantisipasinya pohon-pohon itu atau dahan yang patah bisa membahayakan kita," ujarnya.

Termasuk juga, lanjut dia, dalam perjalanan, ketika angin puting beliung melanda suatu daerah biasanya ada saja pohon yang tumbang. Oleh karenanya, ia meminta kepada masyarakat untuk merapikan batang-batang pohon yang banyak cabangnya.

"Jadi dipangkas bukan dipotong, supaya ada angin bebannya tidak berat," tuturnya.

Kemudian, kondisi sekarang di alam terbuka, di pantai di beberapa provinsi ombak besar seperti di Pantai Selatan. "Jadi, nantinya ada banyak masalah apabila kita tidak mendapatkan informasi yang utuh dan lengkap tentang cuaca," katanya.

Tak hanya itu, Doni mengingatkan supaya lebih berhati-hati di tempat kerumunan, sebab itu akan berpotensi terjadi penularan dan harus tetap menjaga jarak. (art)