Libur Panjang, Potongan Harga Hotel di Batu

TEMPO.CO, Batu--Selama liburan natal dan tahun baru, sejumlah hotel menyediakan potongan harga. Khusus bagi tamu hotel yang menginap lebih dari satu hari. Potongan harga diberikan agar pengunjung memperpanjang masa tinggal atau menginap lebih lama di Batu. Hari pertama harga penuh, hari kedua dan selanjutnya dapat potongan khusus.

"Bahkan ada yang menetapkan menginap tiga malam, cukup bayar dua malam," kata ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batu, Uddy Syaifudin, Sabtu 22 Desember 2012. Selama ini, katanya, berdasar survei rata-rata tamu hotel menginap 1,6 hari. Artinya, banyak tamu khususnya untuk tujuan wisata hanya menginap semalam.

Sedang untuk kegiatan pelatihan, seminar yang diselenggarakan lembaga dan institusi pemerintahan tercatat rata-rata melebihi dua hari. Tarif hotel saat libur natal dan tahun baru sama dengan tarif saat week end, yakni naik antara 25 persen sampai 50 persen dibanding week day. "Harga berubah, jika ada tambahan pelayanan," ujarnya.

Sementara tingkat hunian atau okupansi hotel di Batu mencapai 80 persen. Sedangkan pada 30 Desember 2012-2 Januari 2013, sebanyak 3.200 kamar menampung 6.500 sampai 7 ribu orang penuh tersisi. Kamar tersedia di 52 hotel, delapan diantaranya hotel berbintang. Bagi pengunjung yang memesan kamar mendadak akan diarahkan ke sejumlah rumah tinggal di Desa wisata.

Sebanyak delapan desa wisata di Batu menyediakan 80 rumah tingga. Setiap rumah tinggal dikelola masyarakat setempat. Antara lain warga Desa Plengkung, Sumberrejo, Gunung Sari. Pondok Wisata. Pengunjung, katanya, juga bakal bisa mengenal budaya dan suasana alam pedesaan di Batu.

Bagi tamu yang kesulitan mendapat kamar bisa mengubungi call center PHRI 0341-3131111. Petugas, katanya, akan mencarikan kamar yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung. Berdasar data anggota PHRI, bahkan memberikan layanan untuk mengantar ke penginapan yang dibutuhkan. "Kita buka pos di Alun-Alun mulai 25 Desember-2 Januari 2013," katanya.

EKO WIDIANTO

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.