Liga 1: Alasan Utama Direksi Arema Tunjuk Juragan 99 Jadi Presiden Anyar

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Malang - Gilang Widya Pramana telah diresmikan menjadi presiden baru Arema FC. Pria yang dikenal dengan julukan Juragan 99 dan crazy rich Malang ini tampak antusias dengan jabatan itu.

Dia siap bekerja dan langsung mengusung target juara Liga 1 2021. Tapi, masih banyak yang bertanya, apa alasan dibalik penunjukan ini.

Iwan Budianto (IB) sebagai pemegang saham perusahaan yang mengelola Arema, PT ABBI sekaligus perwakilan konsorsium Arema memberikan penjalasan. Penjukan Gilang sebagai presiden klub karena sebuah alasan kuat.

“Mas Gilang ini sudah jadi ikon Malang. Usia muda, bapak-bapak dan ibu-ibu paham dengan prestasi yang diraihnya. Saya rasa, Aremania perlu sosok pemimpin di klub sebesar Arema. Dan itu melekat pada Mas Gilang yang sudah jadi ikon Malang,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI ini.

Direksi Arema sebenarnya tidak berpikir lama untuk memilih Gilang sebagai presiden klub. Tapi sang pengusaha yang masih butuh waktu untuk memaparkan program.

Program-program yang diusungnya bisa dibilang cukup menggebrak. Mulai menuntaskan dualisme Arema FC dan Arema Indonesia. Selain itu mendatangkan pemain asing, membuat training camp dan mengembangkan bisnis di luar sepak bola.

Sosok Langka

Chairman Rans Cilegon FC, Raffi Ahmad (kiri) memberikan ucapan selamat kepada Presiden Arema, Gilang Widya Pramana. (Iwan Setiawan/Bola.com)
Chairman Rans Cilegon FC, Raffi Ahmad (kiri) memberikan ucapan selamat kepada Presiden Arema, Gilang Widya Pramana. (Iwan Setiawan/Bola.com)

Jarang ada sosok yang bisa langsung mengusung program seperti itu di Arema FC. Presiden Arema sebelumnya, Rendra Kresna sempat berencana membuat proyek stadion baru untuk Arema.

Namun hal itu belum terwujud. Justru Rendra yang waktu itu menjabat sebagai Bupati Malang tersandung kasus suap dan divonis 6 tahun penjara sejak 2019 lalu.

Sebenarnya, ada sosok pemimpin lain di Arema, yakni CEO, Agoes Soerjanto. Tapi, sejak menggantikan IB tahun 2019, dia jarang terlibat secara aktif dalam pengelolaan Arema karena dia memiliki kesibukan bisnis. Diharapkan Gilang bisa aktif membangun Arema. Bukan hanya sekedar mendompang popularitas semata.

Video