Liga 1: Begini Program Arema FC di Masa PPKM Darurat

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Jawa-Bali sejak hari ini hingga 20 Juli mendatang. Tujuannya jelas untuk menghambat penyebaran virus corona. Arema FC sebagai kontestan Liga 1 juga terdampak dengan aturan itu.

Satu di antara dampak yakni banyak lapangan yang biasa digunakan sebagai tempat latihan ditutup untuk umum.

Menyikapi hal itu, pelatih Arema, Eduardo Almeida mencoba bijaksana. Meski timnya butuh persiapan, namun peraturan dari pemerintah juga harus dipatuhi.

“Kemarin masih ada latihan. Selanjutnya, akan bicara khusus dengan manajemen untuk program,” jelas pelatih 43 tahun asal Portugal ini.

Jika nantinya masih ada lapangan yang digunakan untuk latihan, Almeida akan melanjutkan agenda latihannya. Meski Liga 1 juga akan ditunda sampai akhir Juli. Karena latihan penting untuk menjaga kondisi anak buahnya.

”Jadi, sekarang saya belum tahu seperti apa nanti. Jika ada lapangan, tentu akan latihan,” sambungnya.

Jika tidak, akan ada program yang diberikan kepada pemain Arema FC. Dendi Santoso dkk. akan jalani sesi latihan di rumah masing-masing.

“Program akan diberikan tidak bisa latihan di lapangan. Bisa saja saya meminta mereka menggunakan peralatan apapun di rumah yang bisa digunakan untuk latihan. Tapi ini juga jadi tanggung jawab pemain Karena tidak ada kontrol langsung. Seperti latihan berlari, tentu tidak bisa diawasi. Tapi saya percaya mereka akan melakukan tugasnya,” jelas mantan pelatih Semen Padang ini.

Pengalaman

Skuat Arema latihan di Stadion Gajayana Malang, banyak pemain cedera sehingga tidak ada sesi game dengan lapangan penuh. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Skuat Arema latihan di Stadion Gajayana Malang, banyak pemain cedera sehingga tidak ada sesi game dengan lapangan penuh. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Tapi, jika Arema FC tetap bisa berlatih di lapangan, Almeida bisa lebih senang.

“Kalau memungkinkan, tentu ingin latihan di lapangan. Namun saya belum bisa banyak berkomentar. Karena yang pertama, harus hormati keputusan pemerintah,” tegas dia.

Sebenarnya kondisi seperti ini pernah dialami Arema tahun lalu. Waktu itu masih di awal pandemi virus corona dan tidak boleh ada kegiatan yang melibatkan banyak orang. Pemain mendapat program latihan di rumah.

Pelatih fisik waktu itu, Marcos Gonzales memantau setiap latihan pemain lewat zoom. Hasilnya memang tidak maksimal. Karena mereka hanya latihan untuk menjaga kondisi. Tidak bisa menjalankan program taktik dan strategi.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel