Liga 1 dan Liga 2 Dapat Restu dari Polri, Netizen: Kawal H-1

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.resmi menyerahkan izin rekomendasi Liga 1 2021 dan Liga 2 kepada Menpora Zainudin Amali di Mabes Polri, Jakarta, Senin 23 Juli 2021.

“Mendasari dengan hasil asesmen dan juga evaluasi terhadap kegiatan PPKM, maka kami sepakat untuk memberikan persetujuan terkait dengan perizinan untuk penyelenggaraan Liga 1 maupun Liga 2," kata Listyo Sigit.

Meski demikian, Kapolri juga memberikan syarat dalam izin tersebut di antaranya pertandingan tanpa penonton.

Selain itu, para pemain dan official juga harus melakukan pemeriksaan tes PCR satu hari sebelum berlaga untuk memastikan bahwa mereka dalam kondisi negatif dari virus COVID-19.

“Pemain dan official yang melaksanakan kegiatan pertandingan harus sudah dua kali vaksin," ucap Kapolri.

“Selesai kegiatan kembali dilaksanaakn pemeriksaan swab PCR ataupun atigen. Pelaksanaannya tentu dengan penegakan protokol kesehatan secara ketat terhadap pemain dan official,” ujarnya.

Diterbitnya izin Liga 1 dan Liga 1 disambut baik oleh pecinta sepakbola nasional di media sosial. Akhirnya, setelah satu tahun lebih kompetisi sepakbola Indonesia kembali bergulir.

Namun, tak semua di antara mereka yang menyambut kabar ini dengan gembira. Sejumlah netizen justru menyarakan kawal H-1.

Hal ini kemungkinan besar lantaran fenomena yang terjadi di sepakbola Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Netizen khawatir penundaan seperti yang sudah-sudah kembali terjadi.

"Breaking News : h-1 Liga, lonjakan kasus covid-19 semakin meningkat," sindir netizen, di akun resmi PT LIB.

"Semoga lancar semuanya min, jangan sampe tragedi H-1 keulang," sambung netizen lainnya.

Ya, rencana menggulirkan kembali Liga 1 dan Liga 2 memang sudah dilakukan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru berkali-kali. Pada awalnya, Liga 1 dijadwalkan kembali bergulir pada 9 Juli 2021,

Namun, jadwal kick off ditunda karena lonjakan kasus COVID-19. Kemudian jadwal digeser ke 23 atau 30 Juli 2021. Semua bersuka cita dan semangat menyambut pernyataan LIB. Akan tetapi, sama sepert sebelumnya kick off Liga 1 tak lagi sesuai rencana.

Penyebabnya, pemerintah memperpanjang masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat serta status level 4 di Pulau Jawa-Bali.

Optimisme menggelar Liga 1 pada pertengahan atau akhir Juli yang digaungkan LIB kembali belum bisa terlaksana. Setelah itu, PSSI pun mengumumkan dengan percaya diri Liga 1 bisa bergulir 20 Agustus 2021.

PSSI memutuskan menggelar Liga 1 pada tanggal tersebut setelah melakukan konsultasi dengan Menpora Zainudin Amali dan Mabes Polri.

"PSSI sudah mempertimbangkan banyak hal terkait kapan Liga 1 2021-2022 harus bergulir. Kami masih konsisten pada tanggal 20 Agustus Liga 1 akan bergulir," kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

"PSSI harus menjalankan kompetisi karena bisa berpengaruh terhadap penilaian FIFA, AFC, dan AFF terhadap kami. Apalagi kami juga akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, play-off Kualifikasi Piala Asia 2022 dan Kualifikasi Piala AFC U-23,” imbuh Yunus.

Namun lagi-lagi rencana itu tak bisa terwujud. Menpora kemudian menyatakan kick off Liga 1 akan berlangsung pada 27 Agustus, atau satu pekan lebih lama dari rencana PSSI. Dan dikeluarkannya surat izin dari Polri ini sekaligus menjadi kepastian Liga 1 2021-2022.

Sementara itu, untuk Liga 2 2021 rencananya bakal dilangsungkan pada pekan kedua atau ketiga September tahun ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel