Liga 1: Deretan Gelandang Bertahan Bali United, Siapa Memikat Hati Teco?

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Denpasar - Mari mengesampingkan sejenak peran sentral Brwa Nouri sebagai pemain nomor 6 alias gelandang bertahan di Bali United. Selain Nouri, ada setidaknya tiga gelandang lokal Serdadu Tridatu yang juga bermain sebagai pemain nomor 6.

Ketiganya adalah M. Taufiq, Hariono, dan Rizky Pellu. Jika Marc Klok yang diisukan merapat ke Bali United benar-benar datang, bisa dibayangkan bagaimana persaingan di posisi gelandang bertahan tersebut.

Namun, jangan dulu berandai-andai tentang Marc Klok. Lihat saja persaingan Taufiq, Hariono, dan Pellu yang sudah ada dalam skuad asuhan Stefano Cugurra Teco.

Persaingan ketiganya cukup ketat. Sementara ini, Rizky Pellu berada di posisi terdepan sebagai pendamping Brwa Nouri di lapangan tengah Bali United. Dalam beberapa pertandingan, termasuk di Piala Menpora 2021, Rizky Pellu hampir selalu bermain.

Mantan gelandang PSM Makassar itu tampaknya sudah mampu memikat hati pelatih Bali United, Stefano Cugurra. Bahkan Nouri yang telah bermain bersama Bali United sejak pertengahan musim Liga 1 2018, menyambut baik kedatangan Pellu, yang sudha menjalani delapan laga sejak bergabung pada Maret lalu

"Pemain baru, harus dibantu untuk beradaptasi. Saya mengharapkan yang terbaik untuk semua yang ada di dalam tim," ujar Nouri.

Sementara itu, Hariono yang direkrut sejak awal 2020, di mana kompetisi kemudian berhenti karena pandemi COVID-19, sejauh ini baru bermain dalam enam pertandingan. Tapi, ada perbedaan yang terlihat dari Hariono jika dibandingkan saat masih berseragam Persib Bandung.

Bersama Bali United, Hariono bermain lebih taktis dan tenang. Tidak seperti ketika bermain bersama Persib yang terlihat lebih berapi-api, ngotot, dan tidak takut berduel dengan pemain lawan.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, mengungkapkan jika jasa Hariono masih dibutuhkan Serdadu Tridatu. Hal tersebut diungkapkan oleh pelatih yang karib disapa Teco itu ketika mendengar isu Hariono yang diminati Persijap Jepara.

Bagaimana Nasib Taufiq?

Gelandang Bali United, Muhammad Taufiq, mengirim umpan saat melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (29/9/2017). Bhayangkara menang 3-2 atas Bali. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Gelandang Bali United, Muhammad Taufiq, mengirim umpan saat melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (29/9/2017). Bhayangkara menang 3-2 atas Bali. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Sementara itu, Taufiq mulai terpinggirkan. Padahal sejak merapat ke Bali United di Liga 1 2017, Taufiq hampir selalu mendapatkan tempat utama hingga Liga 1 2018. Total pemain asal Tarakan itu mencatat 86 pertandingan, mencetak tiga gol dan lima assist.

Taufiq yang dikonfirmasi pada Jumat (25/6/2021) petang, mengungkapkan bahwa persaingan di dalam tim sangat bagus. Dia menilai semua pemain, terutama yang berposisi sebagai gelandang bertahan seperti Hariono dan Pellu, punya karakteristik permainan yang berbeda-beda.

"Kalau saya lihat, sangat bagus bisa satu tim dengan mereka (Hariono dan Pellu). Kita semua tahu sendiri bahwa masing-masing pemain punya karakter permainan masing-masing. Bagi saya, persaingan adalah hal positif dan bagus untuk Bali United, termasuk saya sendiri," ujar gelandang bertubuh mungil itu.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel