Liga 1 Ditunda Hingga 2021, Klub Dapat Uang Rp200 Juta Sebulan

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVAPT Liga Indonesia Baru (LIB) berkirim surat kepada klub. Ini adalah tindak lanjut dari keputusan Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk menunda Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 musim ini hingga 2021 mendatang.

Surat PT LIB kepada klub-klub Liga 1 berisi delapan poin yang berhubungan dengan status musim ini. Salah satunya adalah uang kontribusi komersial yang diberikan kepada klub.

Terkait hal itu terdapat pada poin keenam. PT LIB memastikan semua klub Liga 1 akan tetap mendapat kontribusi komersial setiap bulannya. Tapi jumlahnya 25 persen dari nominal awal, yaitu Rp800 juta.

Mulai dari Oktober 2020 hingga Januari 2021, semua klub Liga 1 berhak mendapat Rp200 juta. Tapi, uang itu baru akan mereka terima ketika kompetisi sudah berjalan lagi.

"LIB menyampaikan bahwa kontribusi komersial kepada klub pada bulan Oktober 2020 hingga Januari 2021 akan diberikan dengan besaran 25 persen dari nilai kontribusi sebesar Rp800 juta per bulan yang telah ditetapkan sebelumnya dan akan dibayarkan pada saat kompetisi berjalan."

Dalam suratnya tersebut, PT LIB memperkirakan kompetisi bisa kembali berjalan mulai Februari hingga Juli 2021. Jika bisa dieksekusi tepat waktu, kontribusi komersiap Rp800 juta sebulan akan diberikan kepada klub.

Titel kompetisi nantinya akan berubah menjadi 2020/2021. Artinya, kompetisi berikut akan tetap melanjutkan sisa pertandingan di musim ini yang baru memasuki pekan ketiga.

Untuk urusan kontrak klub dengan pemain, pelatih, dan ofisial, PT LIB tak mengambil sikap. Mereka mengatakan soal itu akan ditentukan lewat Surat Keputusan PSSI yang segera terbit.

Kompetisi sepakbola Indonesia sempat tidak menemui kejelasan dalam beberapa bulan terakhir. Klub-klub sudah melakukan persiapan, karena PSSI berencana memulai pada Oktober 2020.

Namun, ketika waktu sudah mendekati, ada penundaan. PSSI tidak mendapatkan izin keramaian dari kepolisian karena alasan tingkat pandemi COVID-19 di Indonesia masih tinggi.