Liga 1: Eduardo Almeida Amati Perkembangan Duo Arema FC di Timnas Indonesia

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Timnas Indonesia akhirnya mendapatkan poin pertama di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia setelah berhasil meraih hasil imbang 2-2 saat menghadapi Thailand dalam laga yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (4/6/2021) dini hari WIB. Meski belum meraih kemenangan, hasil ini menjadi sinyal positif perkembangan Tim Garuda, termasuk bagi pelatih klub yang menyumbangkan pemainnya.

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, misalnya. Ia melihat semua pemain sudah berusaha melakukan yang terbaik untuk Indonesia. Ia juga mengamati secara khusus dua pemain Arema FC yang ada di sana, yaitu Kushedya Hari Yudo dan Muhammad Rafli.

Dua pemain Arema FC yang berposisi sebagai penyerang itu mendapatkan kesempatan bermain melawan Thailand. Yudo bermain sebagai starter, dan digantikan oleh Rafli di pengujung babak kedua.

"Kalau mereka bermain di Timnas Indonesia, tentu menguntungkan bagi Arema FC," tegas Almeida.

Keuntungan yang dimaksud oleh Almeida itu banyak, seperti pemain mendapatkan kepercayaan diri dan pengalaman yang lebih baik ketika kembali ke klub, meski dalam laga kontra Thailand kedua pemain Arema FC itu belum tampil maksimal di lini depan lantaran minim suplai bola.

Yudo yang memiliki durasi bermain lebih banyak tampak lebih sering memburu bola dari kaki lawan. Dia nyaris tidak mendapatkan peluang di dalam kotak penalti. Begitu pun dengan Rafli. Dia sibuk membantu pertahanan karena Thailand tampil lebih menekan pada menit akhir.

"Saya mengamati permainan Timnas Indonesia. Bukan hanya Rafli dan Yudo, tapi juga semua pemain," lanjut Almeida.

Optimistis Kembali ke Arema dalam Kondisi Optimal

Penyerang Timnas Indonesia, M Rafli (kiri) melakukan selebrasi bersama Kushedya Hari Yudo usai menjebol gawang Tira Persikabo. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Penyerang Timnas Indonesia, M Rafli (kiri) melakukan selebrasi bersama Kushedya Hari Yudo usai menjebol gawang Tira Persikabo. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Rencananya, Rafli dan Yudo bakal kembali ke Arema FC pada pertengahan Juni, setelah Timnas Indonesia mengakhiri kiprah di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Nantinya, Almeida akan melihat kondisi terakhir keduanya.

Hal tersebut akan menentukan apakah mereka membutuhkan program khusus atau tidak, karena secara kondisi kedua striker tersebut sudah optimal dan hanya tinggal melakukan adaptasi dengan skema permainan Eduardo Almeida.

"Semua akan normal saja saat mereka kembali. Lihat kondisi terakhir mereka juga. Tapi, karena sekarang mereka di Timnas Indonesia, saya pikir tidak ada masalah saat nanti kembali ke Arema," ujar Almeida.

Ada kemungkinan Rafli dan Yudo menjadi duet striker di tim Singo Edan nantinya. Namun, itu juga akan tergantung apakah Almeida akan memutuskan mendatangkan striker asing atau tidak.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel