Liga 1: Fokus Berlatih, Kiper Arema FC Ogah Menanggapi Rumor Ketertarikan Persela

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Kabar Arema FC akan melepas satu kipernya masih bergulir. Alasannya, tim berjulukan Singo Edan itu sempat mengutarakan minat untuk memakai kiper asing di Liga 1 2021/2022. Satu kiper Arema FC kini dikabarkan tengah didekati klub lain, yaitu Utam Rusdiana.

Kiper berusia 26 tahun asal Sidoarjo ini tengah dikaitkan dengan Persela Lamongan. Namun, sejauh ini itu memang hanya sebatas rumor karena Persela pun sudah punya tiga penjaga gawang, yaitu Dwi Kuswanto, Rio Agata, dan Ravi Murdianto yang baru saja tiba.

Kabar Utam diminati Persela beredar luas di media sosial. Sayangnya, ketika dikonfirmasi, kiper Arema FC ini enggan memberikan tanggapan mengenai rumor tersebut.

"Saya tidak bisa berkomentar. Nanti malah makin ramai," ujar kiper Arema itu.

Kiper jebolan Arema U-21 ini baru sekarang dikaitkan dengan klub lain. Sejak promosi ke tim senior pada musim 2014, Utam Rusdiana seperti makin betah bermain bersama Arema FC.

Utam juga sempat naik pangkat menjadi kiper inti sejak Kurnia Meiga sakit pada 2017. Sayang, belakangan performanya kurang stabil karena Arema FC sering merotasi kiper utamanya.

Sekarang, persaingan di tim Singo Edan justru lebih ketat, mengingat ada dua alumni Timnas Indonesia U-23, Teguh Amiruddin dan Kurniawan Kartika Ajie. "Saya ingin tetap fokus berlatih saat ini," ujarnya singkat.

Piala Menpora Bukan Acuan

Kiper Arema FC, Utam Rusdiana. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Kiper Arema FC, Utam Rusdiana. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Ketika Arema FC tampil di Piala Menpora 2021, Utam sempat jadi kiper utama dalam laga terakhir fase Grup. Sayang, gawang yang dikawal Utam kemasukan tiga gol dan Arema menyerah 2-3 dari PSIS Semarang.

Sejak gugur di fase grup, kualitas kiper Arema jadi sorotan, termasuk Utam. Kondisi tersebut membuat pelatih kiper Singo Edan, Felipe Americo, memberikan program latihan berat sejak Ramadan lalu.

Ketika dikonfirmasi terpisah, Felipe sebenarnya masih percaya dengan kemampuan Utam dan kiper lai karena yakin mereka masih bisa berkembang. Performa kiper di Piala Menpora dianggap tak bisa jadi acuan, mengingat kompetisi baru berhenti satu tahun karena pandemi virus corona.

Selain kiper Arema FC, banyak kiper klub lain juga melakukan blunder di turnamen pramusim tersebut. Mereka belum menemukan ball feeling setelah tak ada pertandingan resmi dalam jangka waktu yang lama.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel