Liga 1: Ikuti Aturan PPKM Darurat, Persib Liburkan Tim

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, memberikan program latihan secara mandiri kepada para pemainnya. Ini dilakukan karena mengikuti kebijakan Pemerintah dalam menerapkan PPKM Darurat yang dimulai pada 3-20 Juli 2021.

Lonjakan kasus COVID-19 yang terus meningkat membuat pemerintah mengeluarkan aturan pekerja di sektor non-esensial menerapkan 100 persen Work From Home (WFH).

Selama menjalani program, tim pelatih tetap memantau perkembangan pemainnya secara daring. Victor Igbonefo dan kawan-kawan wajib memberikan laporan program latihan melalui format video.

"Untuk pelatihan sementara individual. Program pelatihan terus berjalan, namun program pelatihan individu, pemain memberikan laporan video pelatihan," kata Robert kepada wartawan, Sabtu (3/7/2021).

Pelatih berusia 66 tahun ini berharap selama PPKM Darurat pemain menjalankan program latihan dengan baik. Terlebih, kompetisi Liga 1 bakal bergulir akhir Juli 2021.

"Mudah-mudahan selama penguncian saat ini, program pelatihan Persib Bandung akan berjalan normal," ucap eks pelatih PSM Makassar ini.

Full di Rumah

Rekrutan anyar Persib Bandung, Marc Klok. (Erwin Snaz/Bola.com)
Rekrutan anyar Persib Bandung, Marc Klok. (Erwin Snaz/Bola.com)

Robert juga berharap anak asuhnya bisa meningkat kewaspadaan selama berada di rumah masing-masing. Aktivitas keluar rumah harus dibatasi agar tidak terpapar COVID-19.

"Pemain harus lebih disiplin dalam melakukan protokol kesehatan," katanya.

Selain penyesuaian dalam program latihan, Persib juga menerapkan aturan ketat di kegiatan perkantoran, pelayanan jersey dan cafe di Graha Persib, Kawasan Sulanjana, Bandung.

Seluruh karyawan bekerja di rumah masing-masing. Sedangkan pelayanan jersey Persib Bandung dilakukan secara online dan cafe hanya melayani pesan antar atau tidak makan di tempat.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel