Liga 1: Jika Tak Dapat Stopper Lokal, Pelatih Arema FC Rekomendasikan Figo

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Arema FC masih punya satu persoalan jelang bergulirnya Liga 1 2021, yakni tambahan stopper lokal sebagai pengganti Ikhwan Ciptady. Satu namapun direkomenadasikan.

Ikhwan Ciptady memilih pindah ke klub Liga 2, Sriwijaya FC. Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida belakangan mengantongi satu nama yang akan direkomendasikan, yakni Figo Ramadani.

Sebagai pemain binaan Akademi Arema, Figo Ramadani sudah dilibatkan dalam latihan tim senior Arema sejak Februari lalu. "Di lini belakang, ada pemain muda dari Akademi Arema yang permainannya terus meningkat dalam latihan," kata Almeida.

Sinyal jika Figo direkomenasikan untuk Liga 1 juga terlihat dalam susunan pemain yang dibawa untuk Piala Wali Kota Solo 2021. Meski turnamen itu akhirnya ditunda, Figo masuk dalam 20 pemain yang dibawa ke Solo.

Secara postur, dia mumpuni sebagai pemain belakang. Figo lumayan jangkung untuk ukuran pemain lokal dan digadang-gadang bakal jadi bek tengah andalan Arema FC pada masa-masa mendatang.

Figo sendiri baru gabung dengan Akademi Arema 2019 lalu. Waktu itu dia membela Arema U-18 dan baru tahun ini dia dapat rekomendasi untuk ikut latihan dengan tim senior.

Semula dia ikut dipersiapkan untuk Piala Menpora. Tapi waktu itu Arema FC sudah punya M. Roby dan Ikhwan Ciptady. Sehingga Figo tak dibawa dalam ajang pramusim tersebut.

Gabung Timnas Dulu, Baru Arema

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, memberikan instruksi kepada anak-anak asuhnya dalam sesi latihan di Stadion Gajayana, Malang, Kamis (24/6/2021). (Bola.com/Iwan Setiawan)
Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, memberikan instruksi kepada anak-anak asuhnya dalam sesi latihan di Stadion Gajayana, Malang, Kamis (24/6/2021). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Jika melihat awal Figo merintis karier, ada yang menarik. Karena dia lebih dulu gabung Timnas Indonesia lebih dulu, sebelum ke Arema. Tahun 2019, Figo mengikuti pemusatan latihan dengan Timnas Indonesia U-19.

Waktu itu dia dipanggil untuk persiapan Piala AFF dibawah arahan pelatih Fachri Husaini. Namun pemain asal Malang ini tereliminasi dan tak ikut bermain di ajang tersebut.

Setelah pemusatan latihan di Timnas Indonesia U-19, baru dia gabung dengan Arema U-18 untuk kompetisi Elite Pro Academy. "Saya sempat ke Timnas Indonesia U-19. Tapi belum sejeki untuk ke Piala AFF. Setelahnya baru ke Arema," kata Figo.

Meski demikian, dia punya modal lumayan untuk promosi ke tim senior. Karena selama ini masih jarang pemain binaan Akademi Arema yang punya pengalaman bersama Timnas Indonesia.

Kini Arema tinggal memolesnya untuk bisa bersaing dapat kesempatan bermain. Setelah ditelusuri, ternyata Figo sudah mendapatkan kontrak di Arema.

"Saya sudah dikontrak untuk dua musim. Waktu itu dipanggil (manajemen) setelah ujicoba lawan Madura United sebelum Piala Menpora," lanjutnya.

Sejak ditangani Almeida, sebenarnya kontrak bukan jaminan dia masuk kerangka tim. Pemain muda lain, Wiga Brillian, Ricga Febyan dan Sandy Ferizal yang baru didepak juga sudah dikontrak Arema selam tiga musim. Tapi Figo sepertinya dapat tempat dalam rencana Almeida sehingga sampai sekarang dia masih dipertahankan.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel