Liga 1: Kiper PSIS Bersyukur Masih Bisa Latihan Mandiri Selama PPKM

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Semarang - PSIS Semarang telah meliburkan skuadnya dari aktivitas latihan sejak pekan lalu. Keputusan yang diambil manajemen PSIS tak lepas dari ditundanya pelaksanaan Liga 1 2021/2022, karena tingginya angka kasus COVID-19.

Di sisi lain, pemerintah sedang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali. Para pemain diberikan kesempatan berlatih secara Mandiri, ada juga yang memilih pulang ke kampung halaman yang tidak jauh dari wilayah Semarang.

Seperti yang dilakukan oleh kiper PSIS, Joko Ribowo yang memutuskan pulang ke rumahnya di Pati. Ia bersyukur masih bisa menjalani latihan mandiri di luar rumah kendati saat ini masih diberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Selama di Pati, Joko Ribowo tetap berlatih dengan beberapa rekannya untuk menjaga kondisi. Terlebih lingkungan tempat tinggalnya begitu kental dengan sepak bola, karena ia punya sebuah akademi sendiri.

"Seperti biasa kalau latihan tim diliburkan, saya tetap jaga kondisi di rumah. Ya tipis-tipis berlatih dengan teman-teman di sini," terangnya, Selasa (13/7/2021).

Jokri menyebut aturan PPKM membuat kegiatan di luar rumah harus menaati protokol kesehatan secara ketat. Hal ini pula yang membuatnya berlatih hanya dengan beberapa rekannya di PSIS Semarang.

"Alhamdulillah masih ada tempat untuk menjaga kondisi. Di masa PPKM ini kami juga latihannya dibatasi. Hanya 10 orang saja," tutur pria yang akrab disapa Jokri itu.

Bersepeda

Kiper PSIS Semarang, Joko Ribowo saat bersepeda dengan anak didiknya di perbukitan Pati Selatan. (Dok Joko Ribowo)
Kiper PSIS Semarang, Joko Ribowo saat bersepeda dengan anak didiknya di perbukitan Pati Selatan. (Dok Joko Ribowo)

Mantan penjaga gawang Arema tersebut juga punya kegiatan lain yang tetap berbau olahraga selain sepak bola. Selain berlatih di lapangan hijau, Jokri gemar bersepeda dengan rute yang cukup jauh.

Saat kompetisi Liga 1 2020 yang ditangguhkan, dirinya sering bersepeda dengan teman-temannya di sekitar Pati. Jarak dan rutenya mencapai puluhan kilometer, kegiatan yang diakuinya sebagai program menjaga kondisi.

"Saya pribadi rutin bersepeda. Kemarin tembus sekitar 70 kilometer. Melewati rute Kota Pati dan daerah Gabus pulang pergi," tegas Joko Ribowo.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel