Liga 1: Kriteria Pemain Asing Asia Persib, Harus Kuat Hadapi Tekanan Bobotoh

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - Persib Bandung selangkah lagi mendapatkan amunisi baru untuk mengisi kekosongan pemain asing Asia setelah ditinggalkan Farshad Noor. Maung Bandung tinggal menjalin kesepakatan kontrak dengan pemain incarannya itu.

Kabarnya pemain tersebut masih fokus membela negaranya di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Kemungkinan dia akan bergabung setelah tugas negaranya selesai.

Eks pemain Persib, Yudi Guntara, berharap pemain asing Asia yang direkrut memiliki mental kuat menghadapi tekanan dari bobotoh. Mengingat, skuad Maung Bandung memiliki suporter fanatik dengan basis terbesar di Indonesia.

Bobotoh tak segan memberikan kritikan pedas jika peforma pemain tersebut jauh di luar harapan. Kritikan bobotoh biasanya disampaikan melalui media sosial, baik itu Instagram, Twitter dan Facebook.

"Sebagai pemain profesional harus menunjukan kualitas yang baik apalagi Persib sangat kuat tekanannya. Wajar jika bobotoh berikan tekanan besar terhadap pemain asing di Persib Bandung," ungkap Yudi saat dihubungi Bola.com, Sabtu (5/6/2021).

Yudi melanjutkan, dalam dunia sepak bola, tekanan dari suporter pasti ada. Dia berkaca kepada klub-klub luar negeri, kritikan terus mengalir apabila tim kesayangannya gagal meraih kemenangan.

"Namanya tekanan itu wajar Ada, seperti kita lihat di luar negeri ada juga tekanan. Manchester United, Chelsea, Real Madrid itu pasti ada tekanan besar dari suporternya," kata Yudi.

Namun, jika pemain asing itu bisa menampilkan permainan cemerlang, bobotoh Persib Bandung tak segan memberikan pujian. Artinya, bobotoh bisa menilai mana pemain yang bagus dan tidak.

Kriteria

Persib Bandung Logo (Bola.com/Adreanus Titus)
Persib Bandung Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Di samping itu, Yudi memberikan pendapat mengenai kriteria pemain asing Asia yang dibutuhkan Persib untuk kompetisi Liga 1. Dia menyebut pemain yang akan di plot mengisi lini tengah ini harus kuat dalam bertahan dan menyerang.

Yudi menilai dalam beberapa tahun terakhir, Persib Bandung tampil solid di lini tengah karena mempunyai gelandang kuat bertahan dan menyerang.

"Kalau saya simple. Persib harus mencari pemain asing Asia yang kuat bertahan dan kuat menyerang, karena kita lihat 2014 Persib juara ada Makan Konate kuat bertahan dan menyerang," ucapnya.

"Kemudian zaman Gomez ada di situ Oh In Kyun dia juga kuat keduanya. Lalu waktu pelatih Jaya Hartono ada nama Lorenzo Cabanas. Di masa itu Persib sangat bagus," tambah dia.

Sejak di tangani pelatih Robert Alberts, Persib memang sempat memiliki pemain yang bagus di lini tengah. Dia adalah Omid Nazari, tetapi pemain berusia 30 tahun itu memilih mundur karena ingin berkarir di negaranya, Filipina.

"Pelatih tahu apa yang mesti di buat di lapangan tengah, Omid waktu itu sudah bagus sehingga, Dedi Kusnandar, Febri, Frets Butuan tidak terlalu berat di lapangan," terangnya. (Muhammad Faqih)

Video