Liga 1: Moch. Zaenuri Pergi dari Persebaya Surabaya, Ini Kata Aji Santoso

Bola.com, Surabaya - Kasak-kusuk yang beredar di kalangan Bonek, suporter loyalis Persebaya Surabaya, terbukti benar. Salah satu bek tengah mereka, Moch. Zaenuri memilih mundur dari klub kebanggaan arek-arek Suroboyo tersebut.

Keputusan ini tampak sangat mengejutkan. Pasalnya kompetisi Liga 1 2022/2023 sudah akan dimulai pada akhir pekan ini. Apalagi, pemain asal Bojonegoro itu juga sudah diperkenalkan secara resmi sebelumnya.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso, menyebut sang pemain telah menemui dirinya secara langsung. Eks penggawa Persela itu menyebutkan alasan pengunduran dirinya dari klub berjuluk Green Force tersebut.

"Zaenuri memang kemarin bicara sama saya baik-baik. Dia mungkin akan mencari tim yang mungkin bisa memberikan menit bermain yang lebih banyak. Tetapi yang jelas, baik tim pelatih, manajemen, dan pemain yang lain tidak ada masalah apapun," ungkapnya.

 

Kalah Bersaing?

Liga 1 - Ilustrasi Logo Persebaya Surabaya BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga 1 - Ilustrasi Logo Persebaya Surabaya BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Pemain berusia 27 tahun itu awalnya diplot sebagai pengganti Arif Satria. Kompatriotnya itu memilih bergabung ke RANS Nusantara FC menjelang bergulirnya Piala Presiden 2022.

Tetapi solidnya Leonardo Lelis dan Rizky Ridho plus keberadaan Dandi Maulana membuatnya terlempar jauh dari tempat utama. Ia pun semakin tersisih lantaran kehadiran Riswan Lauhim yang sempat bermain untuk PON Maluku Utara.

"Memang dia menyampaikan ke saya untuk bisa dapat menit bermain. Karena saat ini, kami memiliki lima bek tengah termasuk Zaenuri. Awalnya ada Zaenuri, Lelis, Rizky dan Dandi. Tetapi terakhir, saya menemukan Riswan," jelasnya.

 

 

Tak Cari Pengganti

Pelatih asal Malang itu menegaskan bila ia tak akan mencari penggantinya. Apalagi dengan waktu yang mepet, Aji memilih fokus kepada pertandingan perdana kontra Persikabo 1973 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (25/7/2022).

"Sebenarnya empat bek tengah sudah cukup bagi saya. Tetapi saya menemukan pemain muda yang punya potensi besar dan akhirnya harus saya ambil. Selain Riswan juga masih ada Brayen Pondaag," jelasnya.

"Tidak ada pengganti lagi kecuali kalau ada bek tengah berusia 17-19 tahun yang bagus dan bisa berkembang," tandas pelatih berusia 52 tahun tersebut.

Di Mana Posisi Persebaya Saat Akhiri Liga 1 2021/2022?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel