Liga 1: Persebaya Sukses Gelar Program Vaksinasi Gratis

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Surabaya - Kodam V Brawijaya menggandeng Persebaya Surabaya untuk melakukan program vaksinasi gratis sebagai bagian program pemerintah dalam memerangi COVID-19.

Bertajuk Wani Vaksin, program ini menyediakan 700 dosis vaksin.Pendaftaran program ini pun terbilang sangat sederhana. Siapapun yang telah berusia 18 tahun ke atas, tinggal mengisi form secara online dan melampirkan foto KTP calon peserta.

Program ini disosialisasikan melalui kanal sosial mereka pada Jum'at (2/7/2021). Namun, tingginya antuasime Bonek, julukan suporter Persebaya, membuat kuota langsung terpenuhi tak sampai 15 menit.

"Sebenarnya waktu itu kami sempat khawatir, karena kan soal vaksinasi ini ada beberapa yang well-known, ada yang masih kurang dan ada yang ragu-ragu. Tetapi ternyata Alhamdulillah cukup berhasil," ungkap Manajer Persebaya Surabaya Store, Arizal Perdana Putra.

"Peserta juga bisa dari manapun. Ada dari Surabaya, Sidoarjo, bahkan Jawa Tengah sekalipun juga ada. Memang mereka punya kesadaran untuk inign divaksin dan alhamdulillah responsnya luar biasa," imbuhnya.

Pelaksanaan vaksinasi ini sendiri dilakukan di lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya, Minggu (4/7/2021) dan berjalan sangat tertib. Rizal yang juga terlibat menyiapkan program ini berharap hal ini bukan yang terakhir.

"Dibandingkan yang pernah saya lihat di televisi sampai ada yang chaos, ini berjalan sangat tertib karena dukungan dari Kodam luar biasa. Saya pribadi berharap gerakan ini berlangsung terus karena memang bisa membantu masyarakat agar bisa lebih tenang seperti itu," jelasnya.

Bukan Kolaborasi Pertama

Logo Persebaya Surabaya. (Bola.com/Dody Iryawan)
Logo Persebaya Surabaya. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bersama Kodam V Brawijaya, Persebaya memang getol memberikan edukasi kepada Bonek, julukan suporter Persebaya, maupun masyarakat Surabaya sejak awal mula pandemi.

Sebelum program Wani Vaksin, kedua instansi ini memang pernah bekerja sama untuk melaksanakan gerakan sejuta masker di wilayah Surabaya.

"Historikalnya memang sempat ada gerakan sejuta masker, dan itu diakui Kodam V Brawijaya sangat berpengaruh pada perilaku (masyarakat) di Surabaya dan sekitarnya. Sekarang kami kembali digandeng dan karena waktnya singkat kami hanya diberi kuota 700," ujar Rizal.

Hal ini membuktikan bila kolaborasi klub sepak bola dan pemerintah bisa memberikan dampak positif di masyarakat. Contoh yang dilakukan Persebaya merupakan bentuk kedekatan klub sepak bola dengan suporternya.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel