Liga 1: Persib Ajak Suporternya Bersatu dalam Momentum Sumpah Pemuda

Bola.com, Bandung - Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, Persib Bandung melalui program korporasinya, yakni Sampurasun menghadirkan spirit Sumpah Pemuda bersama dengan sejumlah anggota Viking Persib Club (VPC) di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Kamis (27/10/2022).

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat kolaborasi antara tim Persib dan Bobotoh, sekaligus sebagai wadah diskusi dan berbagi merealisasikan kampanye bertajuk #MenangBersama.

Dengan semangat Sumpah Pemuda, Persib mengajak Bobotoh bersatu memberikan dukungan.

Adhi Pratama, selaku Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menegaskan, bahwa konteks menang tidak hanya dalam setiap pertandingan, melainkan kemenangan Persib secara keseluruhan yang dapat dinikmati semua kalangan.

“Pada program ‘Sampurasun’ ini, kami dapat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan besar yang tidak pernah berhenti dari teman-teman Bobotoh. Persib masih akan terus melakukan transformasi ke arah yang lebih baik,” kata Adhi Pratama.

Rangkul Seluruh Suporter

Suporter Persib Bandung, Bobotoh, melakukan koreografi saat melawan Sriwijaya FC pada laga Grup A Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Selasa (16/1/2018). Persib menang 1-0 atas Sriwijaya FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Suporter Persib Bandung, Bobotoh, melakukan koreografi saat melawan Sriwijaya FC pada laga Grup A Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Selasa (16/1/2018). Persib menang 1-0 atas Sriwijaya FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Transformasi yang dimaksudkan salah satunya adalah pelajaran dari insiden di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, Persib masih melakukan evaluasi menyeluruh pada mekanisme sistem penyelenggaraan pertandingan yang lebih aman dan nyaman bagi semua kalangan.

Selain itu, sebagai salah satu klub sepak bola profesional di Indonesia, transformasi yang dihadirkan Persib diharapkan Adhi dapat menguntungkan seluruh ekosistem di dalamnya, termasuk pemain, Bobotoh dan juga stakeholder.

“Besar harapan kami, melalui program Sampurasun yang mengusung kampanye Menang Bersama ini, Persib sebagai klub sepak bola kebanggaan Kota Bandung dan Jawa Barat, dapat hadir dan merangkul seluruh Bobotoh untuk menang di lapangan, juga di luar lapangan," harap Adhi.

Persib Bisa Jadi Contoh

Perwakilan manajemen Persib Bandung dan elemen suporternya dalam kegiatan peringatan hari Sumpah Pemuda. (Bola.com/Erwin Snaz)
Perwakilan manajemen Persib Bandung dan elemen suporternya dalam kegiatan peringatan hari Sumpah Pemuda. (Bola.com/Erwin Snaz)

Sejumlah transformasi yang dihadirkan Persib ini telah dirasakan langsung oleh Yudi Guntara, satu legenda Persib Bandung di era 90-an.

“Sepak bola memang masih menjadi industri yang cukup masif pergerakan dan komunitasnya. Saya sendiri melihat transformasi besar-besaran yang telah dilakukan Persib, terutama terkait mekanisme sistem pengelolaan pertandingan yang banyak menarik perhatian sejumlah kalangan," kata Yudi Guntara.

"Namun melihat insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang belum lama ini, saya rasa mekanisme sistem pengelolaan pertandingan yang diterapkan Persib dapat menjadi contoh klub lain demi terciptanya keamanan serta kenyamanan bersama,” lanjut Yudi Guntara.

Dukungan yang Positif

Suporter Persib Bandung, Bobotoh, memberi dukungan saat melawan Sriwijaya FC pada laga Grup A Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Selasa (16/1/2018). Persib menang 1-0 atas Sriwijaya FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Suporter Persib Bandung, Bobotoh, memberi dukungan saat melawan Sriwijaya FC pada laga Grup A Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Selasa (16/1/2018). Persib menang 1-0 atas Sriwijaya FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Maka itu, kata Yudi, semua pihak bisa memahami bahwa sistem penyelenggaraan yang dilakukan Persib selama ini merupakan sebuah upaya meminimalisasi kemungkinan seperti yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.

“Dengan semangat persatuan dari seluruh Bobotoh inilah, kami ingin bersama-sama mengerti dan memahami setiap aturan dan ketentuan yang berlaku," tegas Yudi Guntara.

Persib hanya mengikuti aturan dan regulasi yang diberikan operator kompetisi dan pihak keamanan. "Tugas kita sebagai Bobotoh adalah harus terus mendukung hal ini dengan aksi yang positif,” kata Yudi.

Apresiasi dari Suporter

Bobotoh Persib saat pertandingan melawan Arema FC pada laga persahabatan di Stadion GBLA, Bandung, Minggu (18/3/2018). Persib menang 2-1 atas Arema. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Bobotoh Persib saat pertandingan melawan Arema FC pada laga persahabatan di Stadion GBLA, Bandung, Minggu (18/3/2018). Persib menang 2-1 atas Arema. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Hal senada juga disampaikan Heru Joko selaku Raja Viking Persib Club (VPC). Melalui program ‘Sampurasun’ ini, Heru mengaku senang lantaran dapat berdiskusi dan melihat langsung transformasi yang telah dilakukan agar dapat memberikan iklim pertandingan yang aman dan nyaman bagi Bobotoh

Heru bersama dengan perwakilan Viking PERSIB Club (VPC) Distrik Cicalengka, Althof Julian Salka juga turut mendukung ajakan dan semangat kolaborasi yang disampaikan Persib melalui acara “Sampurasun” ini.

Sebab, hal ini dianggap akan dapat memberikan keuntungan besar pada seluruh stakeholder demi terwujudnya industri sepak bola yang profesional di Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Persib menggandeng kami kembali dalam menciptakan satu iklim industri sepak bola yang kondusif, terutama di Kota Bandung," tegas Heru Joko.

Tengok Posisi Persib di Klasemen Liga 1