Liga 1 Tak Jelas Nasibnya, Persiraja Rugi Miliaran Rupiah

Satria Permana, Dani Randi (Banda Aceh)
·Bacaan 1 menit

VIVAPersiraja Banda Aceh rugi besar setelah proyek restart Liga 1 musim 2020 tak berjalan sesuai rencana. Kerugian yang mereka alami tak sembarangan jumlahnya, mencapai miliaran rupiah.

Sejatinya, Persiraja sudah tiba di Yogyakarta demi persiapan jelang merumput kembali pada 3 Oktober 2020 lalu. Namun, kabar buruk itu datang, polisi sama sekali tak memberikan izin Liga 1 dilangsungkan kembali karena alasan Pilkada dan pandemi virus corona COVID-19.

Atas fakta itu, skuad Persiraja sempat tertahan di Yogyakarta selama satu bulan. Hingga akhirnya, manajemen memutuskan untuk membubarkan pemain.

"Sudah pulang ke daerah dan negara masing-masing. Kami sudah bubarkan pemain," ujar Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, Kamis 22 Oktober 2020.

Dengan kejadian ini, dijelaskan Rahmat, pihaknya sudah pesimistis Liga 1 bisa dilanjutkan kembali di sisa 2020 ini. Mereka juga harus rela, uang operasional hingga Rp2 miliar harus hilang begitu saja, tanpa ada hasil.

"Kami sudah tak bisa berharap banyak untuk kelanjutan kompetisi. Tentu saja, keputusan ini sangat berat karena kondisi tim sedang bagus. Kalau sudah jelas, 25 Oktober 2020 nanti kami akan panggil semua pemain," jelas Rahmat.